Pengaruh Permainan Tradisional Kucing dan Tikus terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun

Authors

  • Yelmi Masyarah Nuriman Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Serli Marlina Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8316

Keywords:

Permainan Tradisional Kucing dan Tikus Anak Usia Dini Perilaku Sosial

Abstract

“Rendahnya kemampuan perilaku sosial pada anak usia dini masih menjadi permasalahan yang dipengaruhi oleh belum optimalnya penerapan metode pembelajaran yang melibatkan interaksi sosial secara aktif. Kondisi ini terlihat dari masih terbatasnya kemampuan anak dalam bekerja sama, mematuhi aturan, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan permainan tradisional kucing dan tikus terhadap perilaku sosial anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes dan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator perkembangan perilaku sosial anak usia dini dan telah melalui proses validasi oleh ahli. Analisis data dilakukan dengan uji statistik parametrik menggunakan bantuan SPSS versi 30, meliputi uji normalitas dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 6,75 mengalami peningkatan menjadi 16,08 pada post-test, dengan persentase kenaikan mencapai 138,22%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar -19,364 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional kucing dan tikus memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan perilaku sosial anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, K. (2025). Integrating traditional games to enhance creativity and social skills in early childhood education institutions. International Journal for Science Review, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.71364/ijfsr.v2i2.18

Arga, H. S. P., Nurfurqon, F. F., & Nurani, R. Z. (2020). Improvement of Creative Thinking Ability of Elementary Teacher Education Students in Utilizing Traditional Games in Social Studies Learning. Mimbar Sekolah Dasar, 7(2), 235–250. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v7i2.26347

Ashar, A., Mania, S., Ibrahim, M. M., Syamsudduha, S., & Dewi, A. C. (2024). The impact of traditional games on social-emotional development: A comprehensive review of existing research. Journal of Learning and Development Studies, 4(2), 39–51. https://doi.org/10.32996/jlds.2024.4.2.5

Creswell, J. W. (2014). Reseach Design: Pendekatan, Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka pelajar. https://library.stik-ptik.ac.id/detail?id=49156&lokasi=lokal

Cucu Jajat Sudrajat, Mubiar Agustin, Leli Kurniati, D. K. (2021). Strategi Kepala TK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 508–520. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.582

Dakhi, O. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Problem Solving Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Prestasi Belajar. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.2

Hidayati, W. M. (2025). Ragam Permainan Tradisional Batak Angkola Dalam Menstimulus Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Anak Usia Dini, Universitas Trilogi. https://www.trilogi.ac.id/journal/ks/index.php/PAUD/article/view/2470/0

Kusmiran. (2022). Permainan Tradisional Kucing-Kucing untuk Meningkatkan Perilaku Sosial Anak TK Pelangi. Journal Of Innovation And Knowledge, 1(12), 195–1702. Retrieved from https://scholar.google.com/scholar?as_ylo=2022&q=jurnal+pengertian+permainan+kucing+kucingan&hl=id&as_sdt=0,5

Lathifaha, W., Sutapa, P., Syamsudin, A., & Christianti, M. (2025). Implementation of traditional games based on Ki Hadjar Dewantara’s philosophy to develop social skills in early childhood. Cogent Education, 12(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2529419

Muslihin, H. Y., Respati, R., Shobihi, I., &Shafira, S. A. (2021). Kajian Historis Dan Identifikasi Kepunahan Permainan Tradisional. Sosial Budaya, 18(1), 36–43. Http:// Ejournal.Uin-Suska.Ac.Id/ Index.Php/Sosialbudaya/Article/View/11787

Netriwinda,Yaswinda, M. A. M. (2022). Evaluasi Program Pendidikan Paud Holistik Integratif Dengan Model Cipp Di Nagari Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh. Jurnal Inovasi Pendidikan (JIP), 2(8), 2343–2352. Retrieved from https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/view/1115

Nurhayati, S., & Zarkasih Putro, K. (2021). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Usia Dini, 4 nomor 1, 1–13. https://journal.uir.ac.id/index.php/generasiemas/article/view/6985

Nurjani, Y. &. (2025). Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Permainan Galah Asin. Jurnal Al-Athfal, STAI Musaddadiyah. https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/ja/article/view/1104

Qory Jumrotul Aqobah, Masnur Ali,Grafitte Decheline, A. T. R. (2020). Penanaman Perilaku Kerjasama Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisonal. Untirta, 5(2), 134–142. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/E-Plus/article/view/9253

Ramadhani, P. R., & Fauziah, P. Y. (2020). Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1011. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.502.

Rianto, H., & Yuliananingsih, Y. (2021). MenggaliNilai-Nilai Karakter Dalam PermainanTradisional. Edukasi: Jurnal Pendidikan,19(1),120. Https://Doi.Org/10.31571/Edukasi.V19i1.2440

Sari, D. A. M. (2025). The role of traditional games in improving early childhood social skills. Majority Science Journal, 3(1), 21–29. https://doi.org/10.61942/msj.v3i1.303

Serli Marlina. (2020a). Efektivitas Kemerdekaan Belajar Melalui Bermain Terhadap Karakter Anak TK Baiturridha Kabupaten Padang Pariaman. 5(2), 83–90. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/potensia/article/view/10336

Sukatin, Q. Y. H., Alivia, A. A., & Bella, R. (2020). Analisis Psikologi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 156–171. https://jurnal.arraniry.ac.id/index.php/bunayya/article/view/7311/4306.

Suryana, D. (2021b). Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Praktik Pembelajaran. KENCANA. https://pustaka.uinsu.ac.id/index.php?p=show_detail&id=29641

Wahyuni, A. (2024). Media PembelajaranBerbasis Kebudayaan Lokal padaPembelajaran Anak Usia Di. KIDDO:Jurnal Pendidikan Islam Anak UsiaDini,743–753.https://doi.org/https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.12929

Wahyuningsih, S., Nurjanah, N. E., Rasmani, U. E. E., Hafidah, R., Pudyaningtyas, A. R., & Syamsuddin, M. M. (2020). STEAM Learning in Early Childhood Education: A Literature Review. International Journal of Pedagogy and Teacher Education, 4(1), 33. https://doi.org/10.20961/ijpte.v4i1.39855

Zagoto, M. M. (2022). Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa Melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Word Square. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.56248/educativo.v1 i1.1

Downloads

Published

08-05-2026

Indexing Check

How to Cite

Nuriman, Y. M., & Marlina , S. (2026). Pengaruh Permainan Tradisional Kucing dan Tikus terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1603–1610. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8316

Issue

Section

Articles