Kemampuan Regulasi Emosi Anak dengan Latar Belakang Yatim Piatu

Authors

  • Elok Lisdania Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Pepi Nuroniah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Roby Naufal Arzaqi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8308

Keywords:

Regulasi Emosi anak yatim piatu , pendidikan anak usia dini

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu yang mengalami kehilangan kedua orang tua serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi regulasi emosi di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak, dengan informan pendukung yaitu guru kelas dan wali anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu mengenali dan mengekspresikan emosi secara tepat, khususnya dalam situasi bermain. Namun, kemampuan memahami penyebab munculnya emosi masih terbatas. Anak cenderung menggunakan strategi regulasi emosi berupa menarik diri dan menenangkan diri yang menunjukkan bentuk koping adaptif. Dukungan guru dan wali berperan penting dalam membantu anak mengelola emosi dan beradaptasi dengan pengalaman kehilangan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan pendidikan yang responsif dalam memperkuat kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu pada pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvis, L., Zhang, N., Sandler, I. N., & Kaplow, J. B. (2022). Developmental manifestations of grief in children and adolescents: Caregivers as key grief facilitators. Journal of Child & Adolescent Trauma, 16(2), 447–457.

Amelya, A., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024). Upaya peningkatan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain peran. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 459–470.

Anjani, R., Mashudi, E. A., & Nuroniah, P. (2024). Literature review: Early childhood parenting efforts in dual earner family. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 645–662.

Aniza, N. N., Hendriawan, D., & Arzaqi, R. N. (2024). Analisis kesiapan guru PAUD dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 353–363.

Arzaqi, R. N., & Rahayu, A. K. (2025). Membangun kesadaran ekologis anak usia dini melalui kegiatan scavenger hunt. Jurnal Warna, 9(1), 42–58.

Arzaqi, R. N., Rahayu, A. K., & Hendriawan, D. (2025). Pengembangan media scavenger hunt sensorial pada pembelajaran ekologi di PAUD inklusi. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(2), 85–99.

Ashab, Z. A., Hendriawan, D., & Mashudi, E. A. (2024). Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) bagi anak usia dini dalam pembelajaran kokurikuler. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 990–1003.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

de Souza, J. M., & Veríssimo, M. de la Ó. R. (2015). Child development: Analysis of a new concept. Revista Latino-Americana de Enfermagem, 23, 1097–1104.

Denham, S. A., Ferrier, D. E., & Bassett, H. H. (2020). Preschool teachers' socialization of emotion knowledge. Journal of Applied Developmental Psychology, 69, 101160.

Dinda Suci, A., Hendriawan, D., & Arzaqi, R. N. (2024). Pengembangan game edukasi melalui Construct 2 sebagai media alternatif pengenalan keaksaraan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 740–751.

Favieri, F., Marini, A., & Casagrande, M. (2021). Emotional regulation and overeating behaviors in children and adolescents. Behavioral Sciences, 11(1), 11.

Hendriawan, D., & Rahayu, A. K. (2024). Strategi pengembangan game digital berbasis keterampilan executive function anak usia dini. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 136–148.

Hijriati. (2019). Faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5, 94–102.

Kaplow, J. B., et al. (2020). Validation of the UCLA PTSD Reaction Index for DSM-5. Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 59(1), 186–194.

Kwartie, R., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024). Peran guru dalam mereduksi perilaku agresif anak di sekolah. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 791–805.

Margaret Aurelia, G., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024). Dampak keterampilan sosial emosional rendah terhadap komunikasi anak usia 5 tahun. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1).

Mashudi, E. A., Nuroniah, P., Sundari, N., & Ridwan, I. R. (2023). Evaluasi program bimbingan dan konseling di taman kanak-kanak. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 808–822.

McRae, K., & Gross, J. J. (2020). Emotion regulation. Emotion, 20(1), 1–9.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nur'aeni, S. D. (2025). Pola asuh responsif terhadap regulasi emosi anak usia dini. Edumanagemen: Jurnal Ilmiah Edukasi dan Manajemen, 1(1), 63–68.

Nuraeni, C., Nuroniah, P., & Hendriawan, D. (2025). Persepsi guru PAUD terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 216–227.

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill.

Qotrunnida, N., Supriatna, E., & Arzaqi, R. N. (2023). Penggunaan chatbot terhadap peningkatan kosa kata anak. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 448–459.

Rahayu, A. K., Arzaqi, R. N., Romadona, N. F., & Setiasih, O. (2025). Adaptive strategies of parents in early childhood. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 139–157.

Rahayu, A. K., & Hendriawan, D. (2025). Integration of prasiaga values in early childhood curriculum. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 13(2), 315–334.

Revet, A., et al. (2020). Bereavement and reactions of grief among children. L'Encéphale, 46(5), 356–363.

Romadhona, N. F., & Setiasih, O. (2022). Strategi kepala TK dalam mitigasi learning loss. Jurnal Obsesi, 6(6), 6102–6109.

Salsabela, E., Sundari, N., & Arzaqi, R. N. (2024). Perkembangan bahasa reseptif anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 10(1), 37–45.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susilowati, E., & Surani, E. (2019). Perkembangan emosional anak usia prasekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa, 7(1), 1–8.

Thompson, A. P., et al. (2021). Understanding parents’ experiences. JMIR Pediatrics and Parenting, 4(1), e24851.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

08-05-2026

Indexing Check

How to Cite

Lisdania, E., Nuroniah, P., & Arzaqi, R. N. (2026). Kemampuan Regulasi Emosi Anak dengan Latar Belakang Yatim Piatu. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1611–1620. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8308

Issue

Section

Articles