Model Pembelajaran Science Technology Engineering Matematics (STEM) Berbasis PJBL Terintegrasi dengan Permainan untuk Penguatan Kecerdasan Emosional

Authors

  • Mahluddin mahluddin Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
  • Siti Mariah Ulfah Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-6831-7587
  • Sahran Jailani Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
  • Eritha Riawati BAN PAUD-PDM Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8237

Keywords:

anak usia dini kecerdasan emosional PJBL implementasi STEM

Abstract

Model pembelajaran STEM merupakan pendekatan terintegrasi yang menekankan proses eksplorasi dan pemecahan masalah melalui pengalaman berbasis sains, teknologi, rekayasa dan matematika. Namun, penerapannya banyak berfokus pada aspek kognitif dan jarang digunakan pada jenjang PAUD, sehingga dimensi emosional anak kurang terakomodasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi STEM berbasis Project-Based Learning (PJBL) yang terintegrasi dengan permainan untuk penguatan kecerdasan emosional anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi, display, dan verifikasi data. Uji validasinya dilakukan dengan peningkatan pengamatan, triangulasi, diskusi dan bahan referensi. Hasil menunjukkan kegiatan ini mampu menjadi strategi inovatif untuk penguatan kecerdasan emosional anak, regulasi emosi, empati, kerja sama dan sikap pantang menyerah. Kegiatannya yaitu perencanaan, implementasi dan evaluasi, dengan dukungan intervensi orang dewasa, ide kreatif dan kejelasan program. Faktor pendukungnya adalah kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, dan media pembelajaran, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan waktu, perbedaan karakter anak, serta kurangnya kreativitas guru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggrahini, D. (2018). Meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak melalui implementasi metode bermain dalam pembelajaran sains. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 1(1), 6–14. https://doi.org/10.22460/ceria.v1i1.p6-14

Bers, M. U. (2022). Coding as a playground: Programming and computational thinking in the early childhood classroom (2nd ed.). Routledge.

Bigelow, K. M., Schnitz, A. G., & Carta, J. J. (2025). Interventions promoting early social-emotional development. Education and Treatment of Children, 48(3), 259–268. https://doi.org/10.1007/s43494-024-00148-7

Bornfreund, L. A. (2015). Getting in sync: Revamping licensing and preparation for teachers in Pre-K, kindergarten, and the early grades. Center for the Study of Child Care Employment, University of California, Berkeley.

Calista, R., & Sutyana, D. (2022). Bermain solitaire untuk perkembangan sosial-emosional anak di TK Al Mursalat 2, Kecamatan Kuranji. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 15799–15805.

Diamond, A. (2013). Executive functions. Annual Review of Psychology, 64(1), 135–168. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-113011-143750

Fitriya, A., Indriani, I., & Noor, F. A. (2022). Konsep perkembangan sosial emosional anak usia dini di RA Tarbiyatussibyan Ploso Karangtengah Demak. Journal Raudhah, 10(1). https://doi.org/10.30829/raudhah.v10i1.1408

Hadani, H. S., & Rood, E. (2021). The roots of STEM success: Changing early learning experiences to build lifelong thinking skills. The Joan Ganz Cooney Center at Sesame Workshop.

Harahap, A. Z. (2021). Pentingnya pendidikan karakter bagi anak usia dini. Jurnal Usia Dini, 7(2), 49–57. https://doi.org/10.24114/jud.v7i2.30585

Hayati, M., & Syaikhu, A. (2020). Project-based learning in media learning material development for early childhood education. AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 147–160. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2020.62-05

Herak, R., & Hadung Lamanepa, G. (2019). Meningkatkan inovasi siswa dalam pembelajaran IPA melalui STEM. BIO EDUCATIO: The Journal of Science and Biology Education, 4(1).

Hikmawati, L., Arbarini, M., & Suminar, T. (2023). Pola asuh anak usia dini dalam penanaman perilaku sosio emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1447–1464. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3587

Kapur, M. (2008). Productive failure. Cognition and Instruction, 26(3), 379–424. https://doi.org/10.1080/07370000802212669

Kelley, T. R., & Knowles, J. G. (2014). A conceptual framework for integrated STEM education. International Journal of STEM Education, 3(11).

Listyowati, A. (2018). Kemampuan mengeksplorasi bahan bekas pada mahasiswa PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melalui project-based learning. HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 35(2), 1–4. https://doi.org/10.36456/helper.vol35.no2.a2261

Maarang, M., Khotimah, N., & Maria Lily, N. (2023). Analisis peningkatan kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran STEAM berbasis loose parts. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 309–320. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.215

Mawaddati, M., Khasanah, I., & Rahmawati, E. (2022). Analisis perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun melalui permainan lintang alih di pondok pesantren anak Ibrohimiyah. Wawasan Pendidikan, 2(2), 556–565. https://doi.org/10.26877/wp.v2i2.10001

Nisfa, N. L., Latiana, L., Pranoto, Y. K. S., & Diana, D. (2022). Pengaruh pendekatan pembelajaran project-based learning (PjBL) terhadap kemampuan sosial dan emosi anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5982–5995. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3032

Novitasari, N., Zaida, N. A., & Hasanah. (2022). Pembelajaran STEAM pada anak usia dini. Al-Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 6(1), 69–82. https://doi.org/10.35896/ijecie.v6i1.330

Octaviyani, I., Kusumah, Y. S., & Hasanah, A. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui model project-based learning dengan pendekatan sistem. Journal on Mathematics Education Research (J-MER), 1(1), 10–14. https://doi.org/10.17509/j-mer.v1i1.24569

Septianova, A. D., Rahmah, & Rahayu, S. (2021). Analisis perkembangan emosi pada pendekatan saintifik anak usia 5-6 tahun. Talenta Journal: Journal of Early Childhood Education, 12(2), 30–37. https://doi.org/10.53029/talenta.v12i2.46

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sulistiyono, E., Pangestu, W. T., & Wana, P. R. (2021). Efektivitas pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk meningkatkan hasil belajar siswa di masa pandemi Covid-19. Educatio, 7(3), 791–795. https://doi.org/10.314949/educatio.v7i3.1207

Suminah, E., & Siantayani, Y. (2018). Pedoman penilaian pendidikan anak usia dini (A. Nugraha, Ed.; 1st ed.). Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Kemendikbudristekdikti.

Suryawati, E. A., & Akkas, M. (2021). Buku panduan guru capaian pembelajaran elemen dasar-dasar literasi dan STEAM untuk satuan PAUD. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristekdikti.

Syifauzakia. (2020). Pendidikan anak usia dini dalam keluarga di era industri 4.0. AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal), 30(2). https://doi.org/10.24235/ath.v30i2.7347

Triansyah, F. A., & Muhammad, I. (2023). Tinjauan penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di sekolah menengah atas. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(3), 34–46.

Trianto. (2011). Desain pengembangan pembelajaran tematik bagi anak usia dini TK/RA & anak usia kelas awal SD/MI. Kencana.

Wahyuni, N. P. (2021). Penerapan pembelajaran berbasis STEM untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Journal of Education Action Research, 5(1), 109–117.

Wahyuni, S., Syukri, M., & Miranda, D. (2015). Peningkatan perkembangan sosial-emosional melalui pemberian tugas kelompok pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 4(10).

Wahyuningsih, S., Pudyaningtyas, A. R., Hafidah, R., Syamsuddin, M. M., Nurjanah, N. E., & Rasmani, U. E. E. (2019). Efek metode STEAM pada kreativitas anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 305–311. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.305

Whitebook, M., & Ryan, S. (2011). Degrees in context: Asking the right questions about preparing skilled and effective teachers of young children. National Institute for Early Education Research.

Wulandari, Y. H. (2024). Pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini melalui Project-Based Learning (PjBL) berbasis kegiatan bermain [Manuskrip tidak dipublikasikan]. Academia.edu.

Yang, W., Liang, L., Xiang, S., & Yeter, I. H. (2025). Making a Makerspace in early childhood education: Effects on children’s STEM thinking skills and emotional development. Thinking Skills and Creativity, 56, 101754. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2025.101754

Yuliati, S. (2023). Konsep dan praktik STEAM di PAUD. PT Sarang Seratus Aksara.

Downloads

Published

26-04-2026

Indexing Check

How to Cite

mahluddin, M., Ulfah, S. M., Jailani, S., & Riawati, E. (2026). Model Pembelajaran Science Technology Engineering Matematics (STEM) Berbasis PJBL Terintegrasi dengan Permainan untuk Penguatan Kecerdasan Emosional . Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1384–1394. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8237

Issue

Section

Articles