- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Peningkatan Kemampuan Kerja Sama melalui Kegiatan Kerja Kelompok Pada Anak Kelompok A TK Kartika Salo Kabupaten Kampar
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.47Keywords:
kemampuan kerja sama, kerja kelompok, pendidikan anak usia diniAbstract
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan kerja sama anak melalui kegiatan kerja kelompok pada anak Kelompok A Taman Kanak-kanak (TK) Kartika Salo Kabupaten Kampar. Kegiatan kerja kelompok dipilih karena kegiatan ini dapat menggerakan anak melakukan kerjasama dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah 16 anak Kelompok A TK Kartika Salo Kampar yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Objek penelitian ini yaitu kemampuan kerja sama anak yang meliputi kemampuan berinteraksi, tanggung jawab, dan saling membantu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase seluruh aspek menunjukkan nilai 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kerja sama anak meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan kerja kelompok. Dari data Siklus I persentase kemampuan kerja sama anak 65%. Pada Siklus II kemampuan kerja sama anak mengalami peningkatan menjadi 93%. Dapat dikatakan bahwa penelitian ini berhasil karena persentase sudah melebihi angka yang ditentukan, yakni 80%.Downloads
References
Acep Yoni. (2010). Menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta. Familia. Achmad Sabri. (2005). Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching. Jakarta: Grasindo. Ali Nugraha & Yeni Rachmawati. (2005). Metode Pengembangan Sosial Emosional. Jakarta: Universitas Terbuka. Aunurrahman. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Djam’an Satori & Aan Komariah. (2011). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabet. Dimyati & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Farida Agus Setiawati, Ikhsan Wasesa, & Aswarni Sudjud. (2007). Empati. Yogyakarta: Tiara Wacana. Hurlock, E.B. (1978a). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga. Hurlock, E.B. (1980b). Psikologi Perkembangan. Jakarta:
Erlangga. Ishjoni. (2010). Pembelajaran Kooperatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Johnson, E.B. (2008). Contextual Teaching and Learning. (Alih bahasa: Ibnu Setiawan). Bandung: Mizan Learning Center. J.J Hasibuan & Moedjiono. (2006). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Karli & Yuliariatiningsih, M.S. (2002). Implementasi Kurikulum Berbasis Kompeten. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Bina Media Informasi. Lwin, May, Adam Khoo, Keneeth Lyen, & Caroline Sim. (2008). Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan. (Alih bahasa: Christine Sujana). -----. PT Indeks. Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: PT Rineka Cipta. Nasution. (2010). Didaktik Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. Nur Asma. (2006). Model Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan. P. Daeng Sari Dini. (1996). Metoda Mengajar di Taman Kanak-Kanak. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Akademik. Reni Akbar-Hawadi, Ike Anggraini Setyowati, & Khairunnisa. (2009). Bekerjasama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Roestiyah N.K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta. Sa’dun Akbar. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Cipta Media. Santrock, J.W. (2002a). Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.
Jurnal PGPAUD STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai Riau Page 45
Santrock. J.W. (2010b). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Fajar Interpratama Offset. Slamet Suyanto. (2005a). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing. Slamet Suyanto. (2005b). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi. Soemiarti Patmonodewo. (2003). Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: PT Rineka Cipta. Sofia Hartati. (2005). Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan & Ketenagaan Perguruan Tinggi. Suharsimi Arikunto. (2006a). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Suharsimi Arikunto, Suhardjono, dan Supardi. (2008b). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Suharsimi Arikunto, Suhardjono, dan Supardi. (2010c). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Syaiful Sagala. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Syamsu Yusuf LN. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Tadkiroatun Musfiroh, Ni Nyoman Seriati, & Yulia Ayriza. (2007). Afiliasi Resolusi Konflik. Yogyakarta: Tiara Wacana. Wijaya Kusuma & Dedi Dwitagama. (2010). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas Edisi Kedua. Jakarta: Indeks Permata Puri Media.
W.J.S Poerwadarminta. (2002). Kamus Umum Bahasa Indosesia. Jakarta: Balai Pustaka. Yudha M. Saputra dan Rudyanto. (2005). Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Ketrampilan Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi. ----. (2006). Pedoman Pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD. ----. (2006). Panduan Bimbingan Di TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.


