Internalisasi Nilai Ketauhidan melaui Storytelling Media TV Kardus

Authors

  • Dinda Amalia Aghna Rosyada Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Walisongo
  • Naila Fikrina Afrih Lia Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Walisongo

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8244

Keywords:

Internalisasi tauhid, Storytelling, Media TV Kardus, Anak Usia Dini

Abstract

Internalisasi nilai ketauhidan pada anak usia dini merupakan dasar penting yang sering kali terkendala oleh pendekatan konvensional yang terlalu abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai ketauhidan melalui storytelling Nabi Nuh dengan media TV Kardus dalam pembelajaran kisah Nabi Nuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian delapan peserta didik usia 3-4 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi terjadi melalui transformasi konsep tauhid yang abstrak menjadi visualisasi konkret dan interaktif. Media TV Kardus memudahkan anak mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, mengenal Nabi, memudahkan anak dalam mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan memahami bahwa Allah Maha Pencipta. Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis bahan daur ulang ini menjadi solusi bagi lembaga PAUD untuk mengontekstualisasikan nilai agama secara kreatif, ekonomis, dan bermakna bagi anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif (P. Rapanna, Ed.). CV Syakir Media Press. https://eprints.poltekkesadisutjipto.ac.id/id/eprint/2784/1/Buku-Metode-Penelitian-Kualitatif.pdf

Afif, M. H. (2025). Transformasi pola komunikasi interpersonal di era digital: Studi literatur tentang pergeseran interaksi sosial dalam masyarakat kontemporer. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 4(1), 1359–1373. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/1511

Aprilia, E. F. (2023). Dampak screen time berlebih terhadap perkembangan bahasa anak di Posyandu Balita Tunas Mekar Dusun Monggang. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.36569/abdimas.v5i1.133

Apriyanti, H. (2019). Pemahaman orang tua terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini. Education Journal, 3(1), 13–18. https://doi.org/10.31537/ej.v3i1.137

Azminah, S. N. (2018). Meningkatkan kemampuan menyimak melalui metode bercerita pada anak kelompok A di TK Siti Khodijah Pucuk Lamongan. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i1.3686

Dewi, N., & Mutmainnah, P. (2025). The use of animated videos in teaching prophetic stories to early childhood students. Jurnal Al-Ulum Pendidikan Islam, 6(1), 261–274. https://doi.org/10.56114/al-ulum.v6i1.12197

Fahmi, F. A., Romadhon, W. R., & Sulistyo, A. (2025). Penanaman nilai-nilai pendidikan agama islam pada anak usia dini. Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 35–44. https://doi.org/10.35905/anakta.v4i1.12801

Gunawan, G., et al. (2021). Digital transformation of learning media in elementary schools. Indonesia Journal of Elementary and Childhood Education, 32(3), 167–186. https://journal.publication-center.com/index.php/ijece/article/view/1979

Holis, A. (2017). Belajar melalui bermain untuk pengembangan kreativitas dan kognitif anak usia dini. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 23–37. https://journal.uniga.ac.id/index.php/jp/article/view/84

Asari, I. A. C., Susanti, M., & Gera, I. G. G. (2023). Analisis peran permainan edukatif dalam pengembangan keterampilan kognitif anak usia dini berdasarkan sudut pandang Ki Hajar Dewantara. Journal of Global Research Education, 1(1), 53–65. https://doi.org/10.62194/v3b25190

Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Irodati, F. (2022). Capaian internalisasi nilai-nilai religius pada pembelajaran pendidikan agama islam. Jurnal PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 1(1), 45–55. https://doi.org/10.33507/pai.v1i1.308

Jannah, M. M. (2023). Kurikulum merdeka: Persepsi guru pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 197–210. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3800

Kase, A. D., Sukiatni, D. S., & Kusumandari, R. (2023). Resiliensi remaja korban kekerasan seksual di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Analisis model Miles dan Huberman. INNER: Journal of Psychological Research, 3(2), 301–311. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/1261

Kurniawan, D. (2019). Problematika guru dalam melaksanakan program literasi di kelas IV sekolah dasar. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 31–37. https://doi.org/10.26740/eds.v3n2.p31-37

Lia, N. F. A., & Khotimah, D. S. (2020). Pembelajaran integratif berbasis tauhid bagi anak usia dini. Jurnal Lentera Anak, 1(1), 63–80. https://doi.org/10.34001/jla.v1i01.1567

Liani, Z. A. (2025). Pendidikan agama islam dan pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 538–549.

M. Ali, M. (2016). Pembelajaran pendidikan agama islam bagi anak usia dini. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2), 190–205. https://doi.org/10.22373/je.v1i2.605

Mahbubah, L., & Rabbani, D. B. (2023). Penanaman nilai-nilai ketauhidan pada anak usia dini melalui kearifan lokal. Annual Conference for Muslim Scholars, 7(1), 462–470. https://doi.org/10.36835/ancoms.v7i1.517

Makhmudah, S. (2020). Penanaman nilai keagamaan anak melalui metode bercerita. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 68–79. https://doi.org/10.18860/jpai.v6i2.9189

Meilasari, D. (2024). Metode penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 789–795. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.3820

Munastiwi, E., & Rahmatullah, B. (2021). The impact of Islamic religious education on the development of early childhood religious and moral values during the COVID-19 pandemic in Indonesia and Malaysia. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 49–66. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.101.49-66

Qomaruddin. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Satriani, S. (2023). Nilai agama dan moral untuk anak usia 4-6 tahun: Analisis kebijakan terbaru. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5418–5426. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4979

Sukmawati, E., Karmila, M., & Hariyanti, D. P. D. (2024). Implementasi pendidikan karakter religius di TK Al-Azam Semarang. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 160–167. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i1.18398

Sunardi, D., Sahputra, E., & Hidayah, A. K. (2021). Pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. JPMTT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.54650/jpmtt.v1i1.340

Susilawati, E. (2017). Nilai-nilai religius dalam novel sandiwara bumi karya Taufikurrahman Al-Azizy. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 2(1), 35–53. https://doi.org/10.33507/stilistika.v2i1.377

Thomas, E. D. (2024). Jean Piaget’s theory of cognitive development. EBSCO Research Starters.

Trenggonowati, D. L. (2018). Analisis faktor optimalisasi golden age anak usia dini studi kasus di Kota Cilegon. Journal Industrial Servicess, 4(1), 48–56. https://doi.org/10.36055/jiss.v4i1.4088

Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. Quanta, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497

Downloads

Published

12-04-2026

How to Cite

Rosyada , D. A. A., & Lia , N. F. A. (2026). Internalisasi Nilai Ketauhidan melaui Storytelling Media TV Kardus . Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1296–1304. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8244