- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Integrasi Pendidikan Seksual Berbasis Bermain di PAUD untuk Perlindungan Anak: Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7960Abstract
Kasus kekerasan seksual pada anak usia dini menegaskan urgensi pendidikan seksual yang bersifat preventif dan sesuai dengan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis integrasi pendidikan seksual dalam pembelajaran bermain di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap 20 artikel dari jurnal internasional terindeks dan jurnal nasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan seksual dalam pembelajaran bermain efektif meningkatkan pemahaman anak tentang tubuh, batasan pribadi, dan keterampilan perlindungan diri. Bermain berperan sebagai poros pedagogik yang memungkinkan penyampaian pendidikan seksual secara aman, kontekstual, dan sesuai karakteristik perkembangan anak, meskipun implementasinya masih bersifat parsial dan belum terlembaga dalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menegaskan kontribusi teoretis berupa pemetaan konseptual pendidikan seksual berbasis bermain serta kontribusi praktis sebagai landasan pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan seksual yang integratif untuk memperkuat perlindungan anak usia dini di PAUD.
Downloads
References
Azhari, E. N., Sundari, N., & Mashudi, E. A. (2025). Pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks anak usia dini: Studi convergent parallel. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9 (5), 2043–2059. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7473
Bangsawan, I., & Yusria, Y. (2022). Pendidikan seks bagi anak usia dini dalam persepsi orang tua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7045–7057. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2502
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Bright, M. A., Huq, M. S., Patel, S., Miller, M. D., & Finkelhor, D. (2022). Child safety matters: Randomized control trial of a school-based, child victimization prevention curriculum. Journal of Interpersonal Violence, 37(1–2), 538–556. https://doi.org/10.1177/0886260520909185
Davies, A. W., Simone-Balter, A., & Van Rhijn, T. (2023). Sexuality education and early childhood educators in Ontario, Canada: A Foucauldian exploration of constraints and possibilities. Contemporary Issues in Early Childhood, 24(4), 394–410. https://doi.org/10.1177/14639491211060787
Edwards, S. (2017). Play-based learning and intentional teaching: Forever different? Australasian Journal of Early Childhood, 42(2), 4–11. https://doi.org/10.23965/AJEC.42.2.01
Fadilah, D. A. E., & Muthmainah, M. (2025). Strategi guru dalam mengajarkan pendidikan seks untuk anak dan kendalanya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 101–116. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.4975
Fitriani, D., Fajriah, H., & Wardani, A. (2021). Mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini melalui buku lift the flap “Auratku.” Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 7(1), 33–44. https://doi.org/10.22373/equality.v7i1.8683
Gerda, M. M., Wahyuningsih, S., & Dewi, N. K. (2022). Efektivitas aplikasi sex kids education untuk mengenalkan pendidikan seks anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3613–3628. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2170
Goldfarb, E. S., & Lieberman, L. D. (2021). Three decades of research: The case for comprehensive sex education. Journal of Adolescent Health, 68(1), 13–27. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2020.07.036
Hapsari, R. A., & Hafidah, R. (2021). Perbandingan pemahaman seks anak usia 4-5 tahun ditinjau dari penerapan pendidikan seks. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2078–2084. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1363
Ismiulya, F., Diana, R. R., Na’imah, N., Nurhayati, S., Sari, N., & Nurma, N. (2022). Analisis pengenalan edukasi seks pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4276–4286. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2582
Justicia, R. (2017). Pandangan orang tua terkait pendidikan seks untuk anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 1(2), 28–37. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v1i2.121
Justicia, R., Dewi, F., Izza, M., Maulani, A. S., Putri, S. U., & Agustin, M. (2024). Pengembangan digisafebook sebagai media interaktif untuk pendidikan keselamatan seksual anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1707–1716. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6294
Justicia, R., Maulani, A. S., Sulistyowati, W., Adzkia, K. P., & Ainurrahmah, S. (2023). Smart book berbasis program keselamatan diri anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 60–66. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i1.3436
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2021). Strategi nasional penghapusan kekerasan terhadap anak (Stranas PKTA). KPPPA.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan PAUD.
Kenny, M. C., Wurtele, S. K., & Alonso, L. (2012). Evaluation of a personal safety program with Latino preschoolers. Journal of Child Sexual Abuse, 21(4), 368–385. https://doi.org/10.1080/10538712.2012.675426
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2024). KPAI catat peningkatan kasus kekerasan terhadap anak sepanjang 2023–2024. https://www.kpai.go.id/publikasi
Lehn, E. W., & Chahboun, S. (2025). Breaking taboos! From silence to support: Understanding children’s sexuality in early childhood pedagogical practice. Frontiers in Education, 10, Artikel 1546431. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1546431
Manurung, A. K. R., Wulan, S., & Purwanto, A. (2021). Permainan outdoor dalam membentuk kemampuan ketahanan malahan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1807–1814. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1030
Moore, D., Edwards, S., Cutter-Mackenzie, A., & Boyd, W. (2014). Play-based learning in early childhood education. Dalam Young Children’s Play and Environmental Education in Early Childhood Education (hlm. 9–24). Springer.
Nurani, Y. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. PT Indeks.
Nurani, Y., & Pratiwi, N. (2020). Digital media for the stimulation of early childhood self help skills. Dalam Proceedings of the 2nd Early Childhood and Primary Childhood Education (ECPE 2020). Atlantis Press.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., ... Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372(n71). https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Petticrew, M., & Roberts, H. (2006). Systematic reviews in the social sciences: A practical guide. Wiley-Blackwell.
Pratiwi, H., Ismail, M., & Haida, R. N. (2023). Sexuality education for early childhood: Themes, methods, and perceptions of Raudhatul Athfal (RA) educators. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 35–55. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3786
Robinson, K. H., Smith, E., & Davies, C. (2017). Responsibilities, tensions and ways forward: Parents’ perspectives on children’s sexuality education. Sex Education, 17(3), 333–347. https://doi.org/10.1080/14681811.2017.1301904
Romadhan, R., Dewi, F., & Justicia, R. (2023). Comic digital interactive sebagai media pengenalan pendidikan seksual terhadap anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 14–28. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i1.3301
Sembiring, S. B., & Kurniawan, M. (2022). Pengembangan instrumen elektronik supervisi akademik berbasis spreadsheet untuk jenjang TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5220–5232. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2913
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Solehati, T., Septiani, R. F., Muliani, R., Nurhasanah, S. A., Afriani, S. N., Nuraini, S., Fauziah, S., Pratiwi, S. D., Alam, S. P., Hermayanti, Y., Kosasih, C. E., & Mediani, H. S. (2022). Intervensi bagi orang tua dalam mencegah kekerasan seksual anak di Indonesia: Scoping review. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2201–2214. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1914
Sylvester, L. (1996). Talking about touching: Curriculum evaluation. ERIC Clearinghouse on Elementary and Early Childhood Education.
Tampubolon, G. N., Nurani, Y., & Meilani, S. M. (2019). Pengembangan buku pendidikan seksual anak usia 1-3 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 527–535. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.243
Taylor, M. E., & Boyer, W. (2020). Play-based learning: Evidence-based research to improve children’s learning experiences in the kindergarten classroom. Early Childhood Education Journal, 48(2), 127–133. https://doi.org/10.1007/s10643-019-00989-7
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (2014).
UNICEF. (2022). Child protection and prevention of sexual violence. UNICEF.
Ünlüer, E. (2018). Examination of preschool teachers’ views on sexuality education. Universal Journal of Educational Research, 6(12), 2815–21. https://doi.org/10.13189/ujer.2018.061215
Walsh, K., & Brandon, L. (2012). Their children’s first educators: Parents’ views about child sexual abuse prevention education. Journal of Child and Family Studies, 21(5), 734–46. https://doi.org/10.1007/s10826-011-9526-4
World Health Organization. (2018). Guidelines on sexuality education. WHO.
Wulan, S., & Fridani, L. (2021). Teaching strategy in early childhood education: Child-friendly classroom management to anticipate bullying behaviours. JPUD: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 15(2), 379–394. https://doi.org/10.21009/JPUD.152.10
Yumna, A., Fridani, L., & Nurani, Y. (2023). Pendidikan seks pada anak usia dini dalam keluarga etnis Minangkabau: A narrative inquiry. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 105–118. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.298
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Risty Justicia, Yuliani Nurani, Sri Wulan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

