- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Eksplorasi Lingkungan sebagai Laboratorium Alam untuk Penguatan Pengetahuan Sains pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7708Keywords:
anak usia dini, eksplorasi lingkungan, pengetahuan sainsAbstract
Pembelajaran sains pada anak usia dini perlu dilakukan melalui pengalaman langsung agar kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan rasa ingin tahu berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan eksplorasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan sains pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali makna pengalaman belajar secara naturalistik di KB Al Huda Pracimantoro. Hasil penelitian menunjukkan pola bahwa guru bertindak sebagai fasilitator dengan menyediakan stimulus, pertanyaan pemantik, dan kesempatan eksplorasi, sementara anak menunjukkan antusiasme tinggi melalui perilaku mengamati, mengajukan pertanyaan, mengelompokkan objek, melakukan percobaan sederhana, serta menceritakan kembali hasil pengamatan. Temuan mengindikasikan bahwa pembelajaran sains berbasis eksplorasi tidak hanya meningkatkan pengetahuan konseptual, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, komunikasi, dan kemampuan berpikir ilmiah dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi langsung dengan objek alam membangun pemahaman bermakna tentang fenomena sains dalam konteks pengalaman sehari-hari. Pendekatan eksplorasi lingkungan memiliki signifikansi praksis bagi PAUD karena dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, sekaligus berkelanjutan untuk menguatkan pendidikan sains berbasis pengalaman; sehingga direkomendasikan inovasi aktivitas eksploratif dan peningkatan kompetensi guru untuk mendukung penerapan di kelas
Downloads
References
Ahmad, R., & Putri, D. (2021). The role of early childhood education in enhancing children’s readiness for elementary school. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 22–30.
Alam, A. (2022). Mapping a sustainable future through conceptualization of transformative learning framework, education for sustainable development, critical reflection, and responsible citizenship: An exploration of pedagogies for twenty-first century learning. ECS Transactions, 107(1), 9827. https://doi.org/10.1149/10701.9827ecst
Ardoin, N. M., & Bowers, A. W. (2020). Early childhood environmental education: A systematic review of the research literature. Educational Research Review, 31, Artikel 100353. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100353
Asmawulan, T., Wardhani, J. D., & Katoningsih, S. (2025). Kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD. Jurnal Mutiara Pendidikan, 5(1), 114–123. https://doi.org/10.29303/jmp.v5i1.8686
Becker, C., Lauterbach, G., Spengler, S., Dettweiler, U., & Mess, F. (2017). Effects of regular classes in outdoor education settings: A systematic review on students’ learning, social and health dimensions. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(5), 485. https://doi.org/10.3390/ijerph14050485
Darmawan, A. (2020). The role of play in early childhood education: An analytical review. Sari, 8(1), 12–20.
Dewi, M. S., & Nuraini, H. (2021). Integrasi nilai-nilai sains dalam pembelajaran berbasis proyek di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 50–60.
Fauzi, A. (2022). Pembelajaran sains berbasis pengalaman. Grace Press.
Fitrianto, I., & Saif, A. (2023). The role of virtual reality in enhancing experiential learning: A comparative study of traditional and immersive learning environments. International Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and Learning, 97–110.
Hardiyanti, A., Ihlas, I., Wahyuningsih, S., & Anhar, A. S. (2024). Upaya guru dalam meningkatkan pengetahuan sains melalui pendekatan eksplorasi lingkungan sekitar di TK Kembang Seroja. Guiding World: Bimbingan dan Konseling, 7(1), 32–42. https://doi.org/10.33627/gw.v7i1.1919
Husna, R. (2021). Prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif untuk anak usia dini. Penerbit Andi.
Katoningsih, S., Hastuti, I. B., Asmawulan, T., Wardhani, J. D., Widyasari, C., & Slamet, S. (2025). Cognitive-gap pada masa transisi pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar. Jurnal Mutiara Pendidikan, 5(1), 94–104. https://doi.org/10.29303/jmp.v5i1.8688
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman pendidikan anak usia dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kiviranta, L., Lindfors, E., Rönkkö, M. L., & Luukka, E. (2024). Outdoor learning in early childhood education: Exploring benefits and challenges. Educational Research, 66(1), 102–119. https://doi.org/10.1080/00131881.2023.2285762
Kusumawati, D. (2020). Tantangan dan solusi dalam pendidikan sains di sekolah dasar. Unnes Press.
Lin, X., Yang, W., Wu, L., Zhu, L., Wu, D., & Li, H. (2021). Using an inquiry-based science and engineering program to promote science knowledge, problem-solving skills and approaches to learning in preschool children. Early Education and Development, 32(5), 695–713. https://doi.org/10.1080/10409289.2020.1795333
Lores, I., Abat, M. C., Duran, K. M., Galboy, C., & Jr, D. O. (2025). Investigando os efeitos da aprendizagem por descoberta nas habilidades ambientais de alunos de creches usando o EcoExplorer. Diversitas Journal, 10(2). https://doi.org/10.48017/dj.v10i2.3352
Malik, A., & Qureshi, F. (2024). Exploring the impact of social media on English language learning: Opportunities and challenges. Research Studies in English Language Teaching and Learning, 2(3), 176–186. https://doi.org/10.62583/rseltl.v2i3.50
Mansoer, Z., Pawitri, A., & Herminastiti, R. (2024). Early childhood education exploration: Creative methods in increase AUD science understanding. Proceedings of Forum for University Scholars in Interdisciplinary Opportunities and Networking, 1(1), 324–330.
Marlina, A. I., Nuraida, N., & Rizal, S. S. (2020). Upaya meningkatkan pengetahuan sains melalui pendekatan eksplorasi lingkungan sekitar untuk anak usia dini. Tarbiyat Al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 45–56.
Sarkowi, S., Wahid, A. H., Umami, S., & Astriani, S. A. (2023). Enhancing science knowledge in early childhood through environmental exploration-based learning management. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(4), 1077–1089. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v7i4.6192
Slamet, S., Adityarini, H., Katoningsih, S., Widyasari, C., & Fatmawati, R. (2025). Boostering children’s vocabulary by using integrated thematical textbook in early childhood education (ECE). Educational Process: International Journal, 16(1), 45–58. https://doi.org/10.22521/edupij.2025.16.217
Wijayati, L. D., & Katoningsih, S. (2024). Analisis tingkat efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan daya ingat anak TK Yaa Bunayya Madiun. Jurnal Pendidikan Anak, 13(2), 112–120.
Williams Ozowe, A. D. O., & Ikevuje, A. H. (2024). Data science’s pivotal role in enhancing oil recovery methods while minimizing environmental footprints: An insightful review. Computer Science & IT Research Journal, 5(7), 1621–1633. https://doi.org/10.51594/csitrj.v5i7.1348
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wahyu Purwaningsih, Sri Katoningsih, Mohd Hanip Hassan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

