- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Strategi Orang Tua Mengatasi Tantrum Belajar Anak Usia 5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7559Keywords:
Strategi Orang Tua Tantrum Belajar Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi orang tua dalam mengatasi tantrum belajar anak usia 5 tahun. Tantrum belajar merupakan suatu ekspresi emosi anak ketika menghadapi kesulitan atau penolakan terhadap kegiatan belajar, yang ditandai dengan menangis, merengek dan perilaku agresif lainnya. Penitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan jumlah informan 2 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi orang tua dalam mengatasi tantrum belajar meliputi memberikan jeda waktu ketika anak mengalami tantrum, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil inisiatif, menunjukkan ekspresi emosi secara wajar, memberikan penjelasan dan motivasi setelah anak mulai tenang, serta menanggapi anak dengan ketegasan. Bentuk tantrum yang paling sering muncul adalah menangis dan merengek, sementara penyebab yang biasanya terjadi berasal dari kesulitan memahami pelajaran dan kondisi yang kelelahan setelah banyak beraktivitas. Pembahasan menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh orang tua sejalan dengan pola pengasuhan demokratis yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan responsivitas, serta mendukung perkembangan regulasi emosi anak. Maka dari itu, strategi orang tua bukan hanya berperan dalam mengurangi tantrum belajar, tetapi juga dalam membentuk kemandirian dan motivasi belajar anak sejak dini.
Downloads
References
AL Umairi, M., & Lillawati, A. (2023). Pengembangan Interaksi Sosial Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Islam Di Abad 21. Jurnal ADAM?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 274–280. https://doi.org/10.37081/adam.v2i2.1534
Aprianti, W. P., & Vitaloka, W. (2025). Mengurai Kekacauan Emosional: Analisis Mendalam Cara Orang Tua Untuk Menghadapi Tantrum Pada Anak Usia Dini. Generasi Emas, 8(1), 78–89. https://doi.org/10.25299/ge.2025.vol8(1).21175
Area, universitas medan. (2022). Analisis strategi, komunikasi penggunaan media oleh LSM PKPA dalam melakukan upaya perlindungan anak di kota Medan. 65–71.
Ariantari, D., Isna Kartika, W., & Heriansyah, M. (2025). Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Strategi Guru dalam Mengatasi Tantrum Anak Usia 4-5 Tahun. 9(1), 395–401. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6194
Awanda Amelia Sadita, & Nurus Sa’adah. (2023). Temper Tantrum Behavior in Early Childhood as Communication with Parents. Journal of Insan Mulia Education, 1(2), 45–52. https://doi.org/10.59923/joinme.v1i2.7
Baumrind, D. (1991). The Influence of parenting style on adolescent. In Journal of Early Adolescence (Vol. 11, Issue 56, p. 01).
Cole, P. M., Martin, S. E., & Dennis, T. A. (2004). Emotion regulation as a scientific construct: Methodological challenges and directions for child development research. Child Development, 75(2), 317–333. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2004.00673.x
Denham, S. A., Bassett, H. H., & Zinsser, K. (2012). Early childhood teachers as socializers of young children’s emotional competence. Early Childhood Education Journal, 40(3), 137–143. https://doi.org/10.1007/s10643-012-0504-2
Fadillah. K. H, & Wulandari . H. (2024). Dampak Perilaku Tantrum Terhadap Penggunaan Smartphone Pada Anak Usia Dini. Journal Of Social Science Research, 4(2), 3940–3952. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6754/6786
Fajriyah, S. (2022). Strategi Orang Tua Dalam Mengatasi Tantrum Pada Anak Usia 4-6 Tahun Selama Belajar Dari Rumah. In Repository.Uinjkt.Ac.Id (Issue 1).
Hooven, C., Gottman, J. M., & Katz, L. F. (1995). Parental Meta-emotion Structure Predicts Family and Child Outcomes. In Cognition and Emotion (Vol. 9, Issues 2–3). https://doi.org/10.1080/02699939508409010
Imrotul Ummah, & Pamuji. (2024). Strategi Positif dalam Mengatasi Tantrum Pada Anak Usia Dini. Student Scientific Creativity Journal, 2(4), 139–148. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i4.3488
Imtikhani Nurfadilah, M. F. (2021). Modifikasi Perilaku Anak Usia Dini untuk Mengatasi Temper Tantrum pada Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 69–76. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i1.28831
Intan, R., Kurniawati, F., & Handayani, E. (n.d.). emotion coaching . 40–52.
Kurniawati, I., Saranani, M. S., & Hidayah, A. N. (2022). Deskripsi Kemampuan Motorik Halus Anak MelaluiKegiatan Melipat Kertas Origami Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Kelurahan Bende Kota Kendari. 5(1).
Kurniawati, L., & Utama, A. A. (2023). Perilaku Tantrum Pada Anak Usia Dini di TK ABA Sumbawa. JUPE?: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 374. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5311
Lailiyah, H. W., Nisa, Z., Nisfa, N. L., & Artikel, I. (2023). Pengaruh Temper Tantrum Terhadap Perubahan. Juraliansi, 4(1), 61–69. https://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/JURALIANSI/article/view/849
Meyriana, A. Z., Syafri, F., & Asiyah. (2021). Pengembangan Pocket Book Untuk Orang Tua Dalam Mengatasi Perilaku Tantrum Pada Anak Usia Dini. 6(2), 113–119.
Morris, A. S., Criss, M. M., Silk, J. S., & Houltberg, B. J. (2017). The Impact of Parenting on Emotion Regulation During Childhood and Adolescence. Child Development Perspectives, 11(4), 233–238. https://doi.org/10.1111/cdep.12238
Rahiem, M. D. H. (2023). Orang Tua dan Regulasi Emosi Anak Usia Dini. Aulad?: Journal on Early Childhood, 6(1), 40–50. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i1.441
Repianti, D. (2025). Upaya OrangTua Dalam Mengatasi Tantrum Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Jalan Sidodadi Dusun 2 Desa Teladan Kecamatan CurupSelatan.
Rohmah, N. A. N. (2021). Modifikasi Perilaku Tantrum Melalui Permainan dan Metode Time-Out pada Anak Usia Dini. Early Childhood Education and Development Journal, 3(2), 93–101. https://jurnal.uns.ac.id/ecedj
Sari, M., & Maini Sitepu, J. (2024). Peran Guru dalam Mengatasi Anak Temper Tantrum melalui Metode Time Out pada Aktivitas Pembelajaran. Murhum?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 230–241. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.518
Shabrina, M. N., Azizah, N., & Rifqi, M. Z. (2020). Pembelajaran Tahfidz sebagai Media Menumbuhkan Karakter Tanggung Jawab pada Anak Temper Tantrum. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1099. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.511
Soehartono, I. (2011). Metode penelitian sosial: suatu teknik penelitian bidang kesejahteraan sosial dan ilmu sosial lainnya. Tesis KOMI, 51.
Sosic-Vasic, Z., Kröner, J., Schneider, S., Vasic, N., Spitzer, M., & Streb, J. (2017). The association between parenting behavior and executive functioning in children and young adolescents. Frontiers in Psychology, 8(MAR), 1–8. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00472
Sulistiawati, S., Aprilia, A., & Putri, P. (2025). Peran Pendidik Dalam Menangani Tantrum Anak Usia 4-5 Tahun Dengan Metode Time Out. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 69–86.
Syahrina, A., & Faridy, F. (2024). Peran Ibu dalam Menumbuhkan Ekoliterasi pada Anak Kelompok B TKIT Azkia Aceh Besar. Generasi Emas, 7(2), 117–125. https://doi.org/10.25299/ge.2024.vol7(2).17967
Umairi, M. Al. (2024). Reinforcement of Social Emotional Early Childhood in the Era of Society 5.0. Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 8(1), 51–62. https://doi.org/10.35896/ijecie.v8i1.751
Wang, J., Huang, X., Li, Z., Chen, K., Jin, Z., He, J., Han, B., Feng, L., Meng, N., Yang, C., & Liu, Z. (2024). Effect of parenting style on the emotional and behavioral problems among Chinese adolescents: the mediating effect of resilience. BMC Public Health, 24(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12889-024-18167-9
Wati, D. W., Asfiyak, K., & Dewi, M. S. (2021). Peran Guru Dalam Mengatasi Perilaku Tantrum Pada Anak Usia Dini Di Day Care Sekolah Dolan Perumahan Villa Bukit Tidar Malang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume, 2(2021), 2–5.
Zainuddin, Mulyadi, Muhibuddin, Mohd. Nasir, & Susilawati. (2023). Strategi Orang Tua Dalam Mengatasi Kebiasaan Temper Tantrum Pada Anak Usia Dini Di Kecamatan Langso Baro (Suatu Pendekatan Dalam Islam). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023), 12(1), 621–634.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elok Faiqoh, Rr. Agustien Lilawati, Mushab Al umairi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

