Perkembangan Bahasa dan Kognisi dalam Interaksi Verbal: Studi Kasus Anak 3 Tahun 8 Bulan

Authors

  • Zahra Fadillah Haerunisa Linguistik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Andika Dutha Bachari Linguistik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Ruswan Dallyono Linguistik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Neidya Fahma Sunendar Linguistik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7263

Keywords:

anak usia dini, input lingkungan, interaksi, perkembangan bahasa, perkembangan kognitif

Abstract

Periode usia dini merupakan fase emas perkembangan anak, ketika otak berada pada tingkat plastisitas tertinggi. Interaksi dan stimulasi lingkungan pun sangat berpengaruh terhadap perkembangan mereka, terutama dalam aspek bahasa dan kognisi. Meskipun perkembangan bahasa telah banyak dikaji, masih jarang penelitian yang mengobservasi keterkaitannya dengan sisi kognitif anak. Penelitian ini bertujuan menyajikan analisis integratif antara perkembangan bahasa dan kognisi anak usia 3 tahun 8 bulan, sekaligus hubungannya dengan input dari lingkungan terdekat. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data diperoleh melalui dokumentasi interaksi anak dengan ibunya, serta wawancara singkat. Hasil menunjukkan bahwa anak telah memperlihatkan perkembangan yang sesuai dengan usianya, mencakup aspek bahasa (fonologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik) dan kognisi (joint attention, collaborative interaction, dan gejala tahap praoperasional). Temuan juga menyoroti peran lingkungan verbal yang suportif, termasuk melalui strategi scaffolding, reinforcement, dan repetition. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam mempelajari pentingnya interaksi positif sebagai pendukung optimalisasi perkembangan anak usia dini.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Adji, T. P. (2024). Desain penelitian kualitatif. Dalam E. Rosmita, P. D. Sampe, T. P. Adji, N. K. F. Shufa, N. Haya, Isnaini, F. J. H. Taroreh, V. Y. Wongkar, I. R. Honandar, R. F. I. Rottie, & Moh. Safii (Penulis), Metode penelitian kualitatif (p. 27). CV Gita Lentera.

Ahadiani, L., Wahyuningsih, & Puspitasari, D. (2022). Pemerolehan fonologi dan leksikon terhadap perkembangan bahasa anak usia 3.5–4.5 tahun di PAUD Taman Posyandu Pelita Hati Magetan: Kajian psikolinguistik. Sambhasana: Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 30–40. https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/Shambhasana/article/view/3153

Akhyaruddin, Harahap, E. P., & Yusra, H. (2020). Bahan ajar fonologi bahasa Indonesia. Komunitas Gemulun Indonesia.

Al-Rasyid, A. A. M., & Siagian, I. (2023). Struktur bahasa Indonesia dan pemerolehan bahasa pada anak usia dini. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(3), 6262–6274. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2840/2023

Anggriawan, O. A., Sari, Y. N. E., & Suhartin. (2024). Hubungan stimulasi aspek bahasa dengan kemampuan kognitif anak usia 4–6 tahun di TK PGRI 01 Botolinggo. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 5(2), 354–362. https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i2.8604

Aniswita, & Neviyarni. (2020). Perkembangan kognitif, bahasa, perkembangan sosio-emosional, dan implikasinya dalam pembelajaran. Inovasi Pendidikan, 7(2), 1–13. https://doi.org/10.31869/ip.v7i2.2380

Ansorge, R., Gatta, F., & Gopal, A. (2024). Piaget stages of development. https://www.webmd.com/children/piaget-stages-of-development

Athiurobbi, K., & Norwanto. (2023). Perkembangan aspek sintaksis pada bahasa pertama anak usia 3,5 tahun. Jurnal Educatio, 9(1), 358–365. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4504

Battich, L. (2021). The nature of joint attention: Perception and other minds [Open Dissertation, LMU Munich]. https://edoc.ub.uni-muenchen.de/28507/1/Battich_Lucas.pdf

Bowen, C. (2011). Table 3: Elimination of phonological processes in typical development.

Brown, R., & Fraser, C. (1964). The acquisition of syntax. Monographs of the Society for Research in Child Development, 29(1), 43–79. https://doi.org/10.2307/1165754

Bruce, M., McFayden, T. C., Ollendick, T. H., & Bell, M. A. (2022). Expressive language in infancy and toddlerhood: The roles of child temperament and maternal parenting behaviors. Developmental Psychobiology, 64(6), 1. https://doi.org/10.1002/dev.22287

Bruner, J. (1983). Child’s talk: Learning to use language. Oxford University Press.

Cahyono, B. E. H., & Sawitri, D. A. (2024). Pemerolehan aspek leksikon dan struktur kalimat bahasa Indonesia: Sebuah studi kasus anak Naya di Ponorogo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 10(3), 3144–3162. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.4062

Callaghan, M. N., & Reich, S. M. (2020). Mobile app features that scaffold pre-school learning: Verbal feedback and leveling designs. British Journal of Educational Technology, 52(2), 785–806. https://doi.org/10.1111/bjet.13055

Checa-Garcia, I. (2014). Asking for things without words: Embodiment of action onset as a toddlers’ communication tool. Dalam C. M. Jacknick, C. Box, & H. Z. Waring (Eds.), Talk in institutions: A LANSI volume (pp. 29–45). Cambridge Scholars Publishing.

Crystal, D. (2008). A dictionary of linguistics and phonetics (6th ed.). Blackwell Publishing.

Dewita, D. A., & Taringan, G. F. (2025). Analisis pemerolehan bahasa pada anak usia 3–5 tahun (Kajian mean length of utterance [MLU]). Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 45–51. https://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/29/28

Fahlevi, R., Diwyarthi, N. D. M. S., Anurogo, D., Anwari, M., Herlambang, H. A., Hidayati, S. A., Nurdahlia, D. U., Pramudito, A. A., Aji, R., Sulistiyani, & Putri, G. A. (2023). Gerontologi. Get Press Indonesia.

Firdhayanty. (2021). Pemerolehan bahasa anak usia 3–4 tahun: Kajian psikolinguistik. Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics, 1(1), 45–50. https://doi.org/10.59562/wl.v1i1.27466

Fitriani, Y., Fatimah, S., & Missriani. (2024). Pemerolehan bahasa pertama pada anak usia 3 tahun Bilal Afdhal Athaillah di Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 138–143. https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.518

Flewitt, R., El Gemayel, S., Arnott, L., Gillen, J., Goodall, J., Winter, K., Dalziell, A., Liu, M., Savadova, S., & Timmins, S. (2024). Toddlers, tech and talk: 0–3-year-old children’s language and literacy learning at home in a post-digital age. https://doi.org/10.23634/MMU.00636881

Gelman, R., & Baillargeon, R. (1983). A review of some Piagetian concepts. Dalam P. H. Mussen (Ed.), Handbook of child psychology (4th ed., pp. 167–230). John Wiley & Sons.

Gobai, A., Suparwa, I. N., & Putra, A. A. P. (2022). Perubahan bunyi bahasa pada tuturan anak balita di PAUD Beriuk Tinjal Lombok Timur: Kajian fonologi. Stilistika?: Journal of Indonesian Language and Literature, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.24843/stil.2022.v02.i01.p01

Grundy, P. (2008). Doing pragmatics (3rd ed.). Hodder Education.

Hadianti, A. N. (2025). Peran orangtua bagi tumbuh kembang anak usia dini dengan identifikasi minat dan bakat. ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam Dan Anak Usia Dini, 4(2), 58–66. https://doi.org/10.58355/attaqwa.v4i2.121

Halid, E. (2019). Analisis pemerolehan semantik anak usia 5 tahun: Tinjauan psikolinguistik. Inovasi Pendidikan, 6(1), 7–15. https://doi.org/10.31869/ip.v6i1.1565

Hamidah, N., Sulianto, J., & Sagala, A. C. (2021). Perkembangan bahasa pada anak usia 3 tahun. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 119–123. https://doi.org/10.51651/jkp.v2i2.47

Harvard University. (2007). InBrief: The science of early childhood development. https://developingchild.harvard.edu/resources/inbriefs/inbrief-science-of-ecd/

Hurford, J. R., Heasley, B., & Smith, M. B. (2007). Semantics: A coursebook (2nd ed.). Cambridge University Press.

Hutasoit, T. M., Lingga, Y. E., Purba, M., Manik, A. S., & Azizah, N. (2025). Pemerolehan bahasa anak usia dini: Studi kasus pada seorang anak usia 3–5 tahun. Carong: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Humaniora, 1(3), 357–363. https://doi.org/10.62710/3wbvbd72

Jakobson, R. (1968). Child language aphasia and phonological universals. Mouton Publishers.

Johnson, C. I., Bailey, S. K. T., & Van Buskirk, W. L. (2017). Designing effective feedback messages in serious games and simulations: A research review. Dalam P. Wouters & H. Van Oostendorp (Eds.), Instructional techniques to facilitate learning and motivation of serious games (pp. 119–140). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-39298-1_7

Ladefoged, P., & Johnson, K. (2011). A course in phonetics (6th ed.). Wadsworth.

Langi, F. M., Lausan, M. L. M., Narahawarin, M., & Pinontoan, E. L. J. (2021). Pengaruh video lagu anak-anak terhadap pemerolehan bahasa anak usia dini (Kajian psikolinguistik). Montessori: Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 2(1), 36–45. https://doi.org/10.51667/mjpkaud.v2i1.602

Lehrer, A., & Battan, P. L. (1983). Semantic fields and semantic change. Coyote Papers, 4, 119–128. http://hdl.handle.net/10150/226537

Lestari, I. (2021). Perkembangan bahasa pada anak usia 3–4 tahun. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 113–118. https://doi.org/10.51651/jkp.v2i2.46

Leung, C. Y. Y., & Suskind, D. L. (2024). Early parental knowledge and parent-child conversations promote preschool language skills: A randomized controlled trial. Academic Pediatrics, 24(7), 1062–1067. https://doi.org/10.1016/j.acap.2024.06.015

Magfira, S., Ramly, & Idawati. (2023). Penggunaan deiksis pada anak usia 3–5 tahun di pemukiman TPA Antang Makassar. Indonesian Languange Teaching & Literature Journal, 1(2), 59–73. https://doi.org/10.59562/iltlj.v1i2.386

Manshur, A., & Jannah, R. N. (2021). Pemerolehan bahasa anak usia 3–4 tahun di Desa Tegalrejo Banyuwangi dalam kajian psikolinguistik. Jurnal PENEROKA, 1(2), 239–247. https://doi.org/10.30739/peneroka.v1i02.987

Markus, N., Kusmiyati, & Sucipto. (2017). Penguasaan kosakata bahasa Indonesia anak usia 4–5 tahun. Fonema, 4(2), 102–115. https://doi.org/10.25139/fn.v4i2.762

Mieske. (2020). Analisis pemerolehan bahasa anak usia 4 tahun (Bidang semantik). Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(2), 1–7. https://e-journal.unimudasorong.ac.id/index.php/jurnalfrasa/article/view/851/264

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis (3rd ed.). SAGE Publications.

Monaco, C., & Pontecorvo, C. (2010). The interaction between young toddlers: Constructing and organising participation frameworks. European Early Childhood Education Research Journal, 18(3), 341–371. https://doi.org/10.1080/1350293X.2010.500075

Muti’ah, N. (2021). Deiksis dalam bahasa Indonesia pada tuturan anak usia 5 tahun. JBSP: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembelajarannya, 11(2), 176–193. https://doi.org/10.20527/jbsp.v11i2.11715

Nafinuddin, S. (2020). Pengantar semantik (Pengertian, hakikat, jenis). https://doi.org/10.31219/osf.io/b8ws3

Naibaho, L. (2023). Child language acquisition: A study on psycholinguistics. Multidisciplinary International Journal of Research, 1(2), 59–70.

Nisyah, K., Desmilianti, H., & Susilo. (2023). Kemampuan bercerita anak usia 5 tahun (Aspek semantik: Kajian psikolinguistik). BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 2(1), 53–60. https://doi.org/10.21093/bocah.v2i1.5837

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Qiu, S., & Wang, Z. (2024). The influence of home environment on 2-year-old Chinese children’s language development: The mediating effect of executive function and the moderating effect of temperament. Frontiers in Psychology, 15, 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1443419

Quigley, J., & Nixon, E. (2024). Parent-toddler play talk: Toddler speech is differentially associated with paternal and maternal speech in interaction. First Language, 44(1), 23–43. https://doi.org/10.1177/01427237231200436

Rose, A., Mariyam, H., Mathew, A., & Sreedevi, N. (2024). Consonant cluster acquisition in toddlers: An explorative study. Indian Journal of Language and Linguistics, 5(3), 1–12. https://doi.org/10.54392/ijll2431

Sari, A. W., & Chandra, O. H. (2025). Eksplorasi bahasa Jawa pra-sekolah di Desa Jumapolo, Karanganyar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 774–782. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1585

Sari, M., & Effendi, D. (2022). Analisis kajian fonologi pada perkembangan bahasa anak usia 1–3 tahun. PERNIK Jurnal PAUD, 5(2), 78–88. https://doi.org/10.31851/pernik.v5i2.8043

Sari, R. K., & Fathonah, S. (2021). Faktor lingkungan dalam pemerolehan kosakata pada anak usia 1–2 tahun: Kajian psikolinguistik. Edukasia, 8(2), 64–71. https://doi.org/10.35334/eduborneo.v8i2.3511

Scott, H. K., & Cogburn, M. (2023). Piaget. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448206/

Sembiring, O. (2021). Kognisi semantik pemerolehan bahasa pada Jojo (anak umur 3 tahun). Prosiding Samasta, 638–663.

Siregar, M. G. M., Telaumbanua, S., & Sari, S. (2024). Tahap perkembangan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini berdasarkan perspektif psikolinguistik. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 20(2), 327–340. https://doi.org/10.25134/fon.v20i2.10301

Skinner, B. F. (1957). Verbal behavior. Prentice-Hall.

Sulastri, N. M. (2022). Perkembangan bahasa sebagai sistem kognitif anak usia dini. Jurnal Transformasi, 8(2), 120–125. https://doi.org/10.33394/jtni.v8i2.6912

Supriyadi, A., & Djumadil, S. M. S. (2022). Pemerolehan fonologis, sintaksis dan semantik anak usia 3–5 tahun. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6149–6163. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3255

Susanto, Nanda, D. S., & Shi, C. (2022). Analyzing the speech sound structures of Indonesian child language. OKARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 16(2), 301–313. https://doi.org/10.19105/ojbs.v16i2.5951

Syalsabila, P., Melati, I. S., Krisnawati, V., & Nugroho, B. A. P. (2024). Perbandingan perkembangan bahasa kakak beradik dalam kajian psikolinguistik: Speech delay dan faktor penyebabnya. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajarannya, 10(2), 258–268. https://doi.org/10.30738/caraka.v10i2.16294

Tomasello, M., & Hamann, K. (2012). Collaboration in young children. The Quarterly Journal of Experimental Psychology, 65(1), 1–12. https://doi.org/10.1080/17470218.2011.608853

Varpio, L., Ajjawi, R., Monrouxe, L. V., O’Brien, B. C., & Rees, C. E. (2017). Shedding the cobra effect: Problematising thematic emergence, triangulation, saturation and member checking. Medical Education, 51(1), 40–50. https://doi.org/10.1111/medu.13124

Vygotsky, L. (1986). Thought and language. The MIT Press.

Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 17(2), 89–100. https://doi.org/10.1111/j.1469-7610.1976.tb00381.x

Wulandari, D. I. (2018). Pemerolehan bahasa Indonesia anak usia 3–5 tahun di PAUD Lestari Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1), 74–83. https://doi.org/10.30651/lf.v2i1.1346

Yu, X. (2012). Exploring visual perception and children’s interpretations of picture books. Library and Information Science Research, 34(4), 292–299. https://doi.org/10.1016/j.lisr.2012.06.004

Downloads

Published

16-11-2025

Check Article Index

How to Cite

Haerunisa, Z. F., Bachari, A. D., Dallyono, R., & Sunendar, N. F. (2025). Perkembangan Bahasa dan Kognisi dalam Interaksi Verbal: Studi Kasus Anak 3 Tahun 8 Bulan. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2902–2915. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7263

Issue

Section

Articles