- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Upaya Meningkatkan Pemahamann Konsep Mengelompokan Benda Menurut Bentuk Jenis Ukuran dan Warna Melalui Penerapan Strategi Bermain dalam Pengembangan Koginitif Siswa Kelompok A TK Melati Indah
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.66Keywords:
Perkembangan Kognitif, Strategi Pembelajaran, BermainAbstract
Berdasarkan observasi di TK Melati Indah Pekanbaru, anak kelompok A yang berjumlah 12 orang, diperoleh hasil belajar dalam pembelajaran mengelompokan benda dengan berbagai cara ternyata yang berhasil mengelompokan benda dengan berbagai cara hanya 3 orang anak (25%) dan yang belum mampu 9 orang anak (75%), hal ini terjadi karena strategi pembalajaran yang diberikan guru kurang bervariasi dan kurang menarik minat anak. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diatasi dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitiian tindakan kelas ini dilaksanakan di TK Melati Indah Pekanbaru, subjek yang diteliti adalah siswa TK kelompok A dengan jumlah 12 orang, 7 orang laki-laki, dan 5 orang perempuan, dengan karakteristik kemampuan yang heterogen. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketuntasan belajar anak dalam kegiatan mengelompokan benda menurut bentuk, jenis, warna dan ukuran mengalami peningkatan yaitu pada prasiklus yang mencapai batas ketuntasan 0% dari 12 anak, pada siklus I naik menjadi (8,3%) 1 anak, siklus II naik menjadi (7%) 9 anak yang mencapai batas ketuntasan. Jadi secara keseluruhan penerapan strategi melalui bermain dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengelompokan benda menurut bentuk, jenis warna dan ukuran dalam pengembangan kognitif anak kelompok A di TK N Melati Indah Pekanbaru
Downloads
References
B.E.F.Montolalu, dkk. (2007). Bermain dan Permainan Anak. Jakarta : Universitas Terbuka
Denny Stiawan, (2010). Panduan Pemantapan Kemampuan Profesional. Jakarta: Universitas Terbuka.
Masitoh, dkk (2007) Strategi Pembelajaran Taman kanak-kanak. Jakart: Universitas Terbuka.
Nurbiana Dhieni, dkk. (2005) Metode Pengembangan Bahasa. Jakart: Universitas Terbuka.
Siti Aisyah, dkk. (2010) perkembangan dan Konsep dasar pengembangan AnakUsia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suciati, dkk. (2007). Belajar & Pembelajaran 2. Jakarta: Universitas Terbuka
Winda Gunarti, dkk (2010) metode Pengembangan Perilaku dan KemampuanDasar Anak Usia Dini. Jakatra: Universitas Terbuka.
Yuliani Nurani Sujiono, (2006). Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Sungkono. (2007). Peranan Benda Asli (Real Object) dan Pemanfaatannya dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. Majalah Ilmiah Pembelajaran nomor 1, vol 3. Yogyakarta: KTP FIP UNY
Syamsu Yusuf L.N. & Nani M. Sugandhi. (2011). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Sri Anitah. (2012). Media pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.
Waluyo Adi, Ika Budi Maryatun, & Muthmainah. (2007). Buku Pegangan Kuliah Pendidikan Taman Penitipan Anak/Kelompok Bermain 2 SKS. Yogyakarta: PGTK FIP UNY.
Wijaya Kusumah dan Dedi Dwitagama. (2012). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Indeks.
Wina Sanjaya. (2012). Media dan Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

