- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Implementasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bercerita
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5620Keywords:
implementasi perkembangan bahasa anak usia diniAbstract
Pendidikan prasekolah adalah periode kritis dalam perkembangan bahasa anak-anak. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun adalah metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi perkembangan berbahasa anak usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Taman Kanak-Kanak ’Aisiyah Ngaru-Aru Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Subjek penelitian adalah guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, analisis isi, dan temuan-temuan yang mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun. Ditegaskan juga bahwa pentingnya integrasi metode bercerita dalam pendidikan prasekolah sebagai alat yang efektif untuk memperluas kosakata, meningkatkan kemampuan berbicara, dan mempromosikan hubungan komunikasi yang baik antara anak-anak dan orang tua atau guru.
Downloads
References
Amalia, E. R., Rahmawati, A., & Farida, S. (2019). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Dengan Metode bercerita. Ikhac, 1(1), 1–12.
Anggraini, N. (2021). Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 7(1), 43. https://doi.org/10.30595/mtf.v7i1.9741
Anisah, & Dwistia, H. (2023). Upaya MeningkatkanKemampuan BerbahasaMelalui Metode Bercerita padaKelompok A di RA. AkhlakulKarimah Tanjung Aman. Al Jayyid: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini , 1(1), 1–19.
Ardiana, R. (2021). Implementasi Media Pembelajaran pada Kecerdasan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 20–27. https://doi.org/10.37985/murhum.v2i2.47
Azhari, S. (2021). Supian Azhari , Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode terjadi dalam berbagai masalah yang dihadapi oleh anak ketika anak. 02(2), 190–206.
Bukhary, T., Pendidikan, J., dan Sains, A., & Aslamiah Ritonga, S. (2021). Tarbiyah bil Qalam Implementasi Perkembangan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Di Paud Miftahul Ilmi Desa Tebing Linggahara. 71–76.
Fauziah Nasution, Siregar, A., Arini, T., & Vira Ulfia Zhani. (2023). Permasalahan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(5), 406–414.
Hartati, S., Damayanti, E., Rusdi T, M., & Patiung, D. (2021). Peran Metode Bercerita terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 74–86. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v8i2.10513
Hasim, E. (2019). Perkembangan Bahasa Anak. Pedagogika, 9(2), 195–206. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v9i2.87
Hemah, E., Sayekti, T., & Atikah, C. (2018). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1. https://doi.org/10.30870/jpppaud.v5i1.4675
Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2004). The Effects of Storytelling and Story Reading on the Oral Language Complexity and Story Comprehension of Young Children. Early Childhood Education Journal, 32(3), 157–163. https://doi.org/10.1023/b:ecej.0000048967.94189.a3
Istanti, E., Debibik, D. N. F., & Rina, R. S. (2021). Stimulasi Kemampuan Berpikir Simbolik Melalui Kegiatan Meronce Anak Usia 4-5. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 205–219. https://doi.org/10.19105/kiddo.v2i2.5035
Kurniati, M., & Nuryani, N. (2020). Pengaruh Sosial Media Youtube Terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun (Studi Pada Anak Speech Delay). Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 16(1), 29. https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v16i1.2494
Lestari, P. I., & Prima, E. (2023). Pengaruh Metode Storytelling Berbasis Kearifan Lokal Bali terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1295–1301. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3012
Lucarevschi, C. R. (2016). The role of storytelling in language learning: A literature review. Working Papers of the Linguistics Circle of the University of Victoria, 26(1), 24–44.
Muslimah, A., Alim, M. L., & Ayu, C. (2018). Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun Dengan Penerapan Metode Tanya Jawab. Aulad : Journal on Early Childhood, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.31004/aulad.v1i1.1
Nur Tanfidiyah, & Ferdian Utama. (2019). Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini Melalui Metode Cerita. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(3), 9–18. https://doi.org/10.14421/jga.2019.43-02
Priority, E., Pai, P., Pangeran, I. A. I., & Nganjuk, D. (2022). Peningkatan kemampuan sosial emosional anak usia dini melalui metode bercerita. 9(April).
Projects, C. M. (2014). with Refugee Children. 91(6).
Puspita, Y., Hanum, F., Rohman, A., Fitriana, F., & Akhyar, Y. (2022). Pengaruh Faktor Lingkungan Keluarga untuk Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 2 Tahun 5 Bulan. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4888–4900. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2500
Resti Aulia, B. N., & Budiningsih, C. A. (2021). Tingkat Pemahaman Guru Taman Kanak-kanak di Lombok dalam Stimulasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2259–2268. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1082
Sablez, L., & Pransiska, R. (2020). Analisis Pengaruh Mendongeng terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai
Suardi, S., & Samad, S. (2020). Stimulation of the Early Childhood Language Development: Optimalization of a Mother’S Role in Family Education. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 13(1), 196. https://doi.org/10.26858/retorika.v13i1.12300
Syamsiyah, N., & Hardiyana, A. (2021). Implementasi Metode Bercerita sebagai Alternatif Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1197–1211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1751
Tahsinia, J., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2022). Penerapan metode bercerita dalam meningkatkan literasi anak terhadap mata pelajaran bahasa indonesia. 3(2), 98–106.
Tanjung, Y. P. (2022). Perkembangan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Di Raudhatul Athfal Nur Ilmi Kota Tebing Tinggi. Murabbi: Jurnal Ilmiah Dalam Bidang Pendidikan, 05(01), 106–122.
Tedjawati, J., & Sari, L. S. (2017). Model Pendidikan Anak Usia Dini Satu Tahun Sebelum Sekolah Dasar: Kajian Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal dan Pendidikan Masyarakat. In Kemendikbud.
Try Setiantono. (2012). Penggunaan metode bercerita bagi anak usia dini di PAUD Smart Little Cilame Indah Bandung. Jurnal EMPOWERMENT, 1(2), 20. https://doi.org/10.22460/empowerment.v1i2p18-23.611
Zein, R., & Puspita, V. (2020). Model Bercerita untuk Peningkatan Keterampilan Menyimak dan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1199–1208. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.581

