- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Peran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Bagi Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.396Keywords:
ruang publik terpadu ramah anak anak usia dini lingkungan belajarAbstract
Pendidikan anak usia dini dilakukan melalui pemberian pengalaman, rangsangan, serta menyediakan lingkungan yang kondusif. Salah satu lingkungan belajar adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang memiliki karakteristik sebagai taman terbuka publik, wahana permainan dan tumbuh kembang anak, ruang terbuka hijau, serta sarana kegiatan sosial dilengkapi berbagai permainan menarik. RPTRA di Kota Denpasar yaitu Taman Lalu Lintas dan Taman Janggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran RPTRA sebagai lingkungan belajar bagi anak usia dini, pemanfaatan RPTRA bagi nilai perkembangan anak usia dini, serta model pembelajaran di luar kelas. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif menggunakan teknik oberservasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah Taman Lalu Lintas dan Taman Janggan memberikan tempat bermain sambil belajar (edurecreation). Nilai edukasi di kedua taman antara lain perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial budaya, emosional, dan intelektual. Sekolah TK/ PAUD memanfaatkan kedua taman untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas sebagai salah satu model pembelajaran.
Downloads
References
Anhusadar, L. O., & Islamiyah. (2019). Taman Layak Anak Usia Dini di Kota Kendari. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.106
Astuti, R., & Aziz, T. (2019). Integrasi Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di TK Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 294. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.99
Desti, R., & Prihastom, B. (2018). Identifikasi Penerapan Konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pada Taman Kambang Iwak Palembang. Vitruvian, Jurnal Arsitektur, Bangunan& LIngkungan, 8(1), 29–42. https://doi.org/dx.doi.org/10.22441/vitruvian.2018.v8i1.004
Fadlillah, M. (2012). Desain Pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hastuti, D. (2009). “Stimulasi Psikososial pada Anak Kelompok Bermain di Kota Bogor dan Pengaruhnya pada Perkembangan Motorik, Kognitif, Sosial Emosi dan Moral/Karakter Anak.” Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 2(1), 41–56. https://doi.org/10.24156/jikk.2009.2.1.41
Herllina, N., & Nadiroh. (2018). Peran Strategis Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Dalam Rangka Pemenuhan Hak Anak Terhadap Lingkungan. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(104–117). https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPUD.121 09
Hernowo, E., & Navastara, A. M. (2017). Karakteristik Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari di Kecamatan Cilandak Jakarta Selata. Jurnal Teknis ITS, 6(567–570).
Kristiawan, M., & Rozalena. (2017). Pengelolaan Pembelajaran Paud Dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 2(1), 76–86.
Latif, M. et al. (2014). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.
Mariana, R. (2017). Penataan Lingkungan Belajar Terpadu Untuk Meningkatkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak. Pedagogia: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(3), 759–767.
Mariana, R., Nugraha, A., & Rachmawati, Y. (2010). Pengelolaan Lingkungan Belajar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.
Perhubungan, D. (2019). Data Kunjungan Sekolah PAUD. Denpasar.
Permendikbud Nomor 146. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (2014).
Prakoso, S., & Dewi, J. (2017). Rasa Kelekatan Anak Pada Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (Rptra). NALARs, 17(1), 1. https://doi.org/10.24853/nalars.17.1.1-10
Prasetyo, A., Atma, U., & Yogyakarta, J. (2019). Peningkatan Kualitas Taman Denggung Di Sleman Sebagai Taman Ramah Anak Melalui Pengembangan Kecerdasan Anak, 209–215.
Rizani, E. N., Wulandari, A., Hernovianty, F. R., Perencanaan, J., Fakultas, K., Universitas, T., … Universitas, T. (2017). Klasifikasi Ruang Terbuka Hijau Taman Layak Anak Di Kota Pontianak, 2–5.
Santyasa, I. W. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif. In Makalah pelatihan tentang Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru-Guru SMP dan SMA di Nusa Penida. Bali. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7465931
Sudarma, M. (2013). Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kreatif (1st ed.). Jakarta: RajaGrafindo Perkasa.
Tarigan, L. A. (2018). Keamanan Dan Keselamatan Anak Pada Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo Di Jakarta. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 6(3). Retrieved from http://arsitektur.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jma/article/view/654
Ulfa, D. M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Berwawasan Lingkungan Sebagai Sarana Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Pertiwi Kecamatan Gunungpati Semarang. BELIA: Early Childhood Education Papers, 3(2), 23–30. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/belia/article/view/3718
UU No 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional (2003).
Walujo, D. A., & Listyowati, A. (2017). Kompendium PAUD. Depok: Prenadamedia Group.
Widyawati, K. (2015). Penilaian Ruang Bermain Anak Di Kota Depok. Factor Exacta, 8(3), 195–207.
Wondal, R. (2015). Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Melalui Metode Karya Wisata. Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 1–14. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.21009/JPUD.091DOI: https://doi.org/10.21009/JPUD.091.01
Yati, P. (2016). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Field Trip. Lentera, XVIII(1), 123–139.
Zaini, A. (2015). Bermain sebagai metode pembelajaran bagi anak usia dini. Thufula, 3(1), 118–134.

