- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Kegiatan Tari Saman
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.240Keywords:
keterampilan sosial tari saman anak usia diniAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi bermain tari saman untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelas Dua SD Negeri Satu Rikit Gaib. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah anak laki-laki kelas Dua SD Satu Rikit Gaib sejumlah 11 anak. Penelitian ini dilakukan sebanyak Dua siklus, siklus pertama sejumlah delapan kali pertemuan dan siklus yang keDua sebanyak empat kali pertemuan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif untuk membandingkan hasil pada siklus pertama dan siklus keDua. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasilcatatan lapangan dan wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, displaydata dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial melalaui kegiatan tari saman meningkat dengan baik. Hal ini terlihat dari keberhasilan setiap siklus penelitianDownloads
References
Benavides-Nieto, A., Romero-López, M., Quesada-Conde, A. B., & Corredor, G. A. (2017). Basic Executive Functions in Early Childhood Education and their Relationship with Social Competence. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 237(June 2016), 471–478. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2017.02.092
Connor, A. M. O., & Angela D. Evans. (2019). Journal of Experimental Child The role of theory of mind and social skills in predicting children ’ s cheating. Journal of Experimental Child Psychology, 179, 337–347. https://doi.org/10.1016/j.jecp.2018.11.018
Geršak, V. (2012). Creative movement – An opportunity for affective education. Taipei National University of the Arts, 1–10.
hannah pickard, Happe, F., & Mandy, W. (2018). Navigating the social world : The role of social competence , peer victimisation and friendship quality in the development of social anxiety in childhood. Journal of Anxiety Disorders, 60(March), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.janxdis.2018.09.002
Hapidin. (2015). Asesmen dan Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (Awaluddin Tjalla, Ed.). LPP Press Unerversitas Negeri Jakarta.
Heniwaty, Y. (2018). Saman Dance of The Aceh People: Identity and Actualization. Journal of Community Research and Service, 2(1), 184. https://doi.org/10.24114/jcrs.v2i1.10374
Juniasih, I. (2015). Peningkatan Kreativitas Gerak melalui Kegiatan Tari Pendikan Berbasis Cerita ( TARITA ). Pendidikan Usia Dini, 9(2), 319.
Kızbes Meral Kılıc. (2017). The Effect of Social Skills Training on Social Skills in Early Childhood, the Relationship between Social Skills and Temperament. Education and Science, 42(191), 185–204. https://doi.org/10.15390/EB.2017.7162
Koç, K., & Turan, M. B. (2018). The Impact of Cultural Intelligence on Social Skills among University Students. Journal of Education and Learning, 7(6), 241–249. https://doi.org/10.5539/jel.v7n6p241
M. Arif Syarif H. (2015). Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Tarian Jaranan Berkelompok. Universitas Negeri Jakarta.
Masadis, G., Filippou, F., Derri, V., Mavridis, G., & Rokka, S. (2019). Traditional Dances as a Means of Teaching Social Skills to Elementary School Students. International Journal of Instruction, 12(1), 511–520. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12133a
Maturah, S. N., Myrnawati, Hartati, S., & Yetti, E. (2018). The Improvement of Social Skills By Playing Creative Dance). (20).
Nancy j. Patrick. (2008). Social Skills for Teenagers and Adults. USA: Jessica Kingley Publishers London and Philadelphia.
Nuperawati, Yufiarti, & Syarief Sumantri. (2018). Hubungan Antara Persepsi Siswa tentang Pola Asuh Orang Tua dan Regulasi Diri dengan Keterampilan Sosial Trika. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, II No.1(Issn : 2580 – 4197), 27–36.
Oktavianto, R. G., Raden Rara Lucia Hesti Ratnasari, & Agty Devina Puspitasari. (2010). Frieze group dalam tari saman. 72–77.
Pamela May. (2011). Child Development In Practice. London & New york: Routledge.
Ren, Y., & Wyver, S. (2016). Social competence , cultural orientations and gender differences : a study of Mandarin – English bilingual preschoolers. Internasional Journal of Early Years Education, 9760(April). https://doi.org/10.1080/09669760.2016.1138282
Restu, Y. (2015). Pembelajaran Gerak Dasar Tari Minang Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta suatu kurang sehingga kecerdasan khususnya seni tari . Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9 Edisi 2.
Rustiana, E. R. (2013). Upaya Peningkatan Kecerdasan Emosi Siswa Sekolah Dasar melalui Pendidikan Jasmani Harmoni. Cakrawala Pendidikan, (2006), 139–149.
Sustiawati, ni luh. (2011). Kontribusi Seni Tari Nusantara dalam Membangun Pendidikan Multikultur The Contribution of Archipelago Dance in Building the Multicultural Education. 26, 126–134.
Takahashi, Y., Okada, K., Hoshino, T., & Anme, T. (2015). Developmental Trajectories of Social Skills during Early Childhood and Links to Parenting Practices in a Japanese Sample. Polos One, 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0135357
Walter, O., & Sat, E. (2013). Peningkatan Kreativitas Gerak melalui Kegiatan Tari Pendikan Berbasis Cerita ( Tarita ). 6(4), 77–97. https://doi.org/0.24114/jcrs.v2i1.10374
Yazıcı, E. (2017). The Impact of Art Education Program on the Social Skills of Preschool. Journal of Education and Training Studies, 5(5), 17–26. https://doi.org/10.11114/jets.v5i5.2231
Yetti, E. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Gerak Tari Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Seni Dan Budaya Panggung, 22.No.2, 213–224. https://doi.org/10.26742/panggung.v22i2.63
Yetti, E., & Juniasih, I. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Tari Pembelajaran Aktif ( Pengembangan Model di Taman Kanak-Kanak Labschool Jakarta pada Program Studi Pendidikan Sendratasik , Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Fakultas Ilmu Pendidikan , Universitas Negeri Jakarta. Pendidikan Anak Usia Dini, 10 Edisi 2(9). ttps://doi.org/10.21009/JPUD.102.11

