- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Penerapan Literasi pada Anak Usia 5-6 Tahun Sebagai Upaya Persiapan Masuk Ke Jenjang SD/MI
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2348Keywords:
strategi guru literasi anak usia diniAbstract
Strategi guru merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Mengenalkan konsep dasar literasi kepada anak usia dini sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya, selain itu, anak juga dituntut paham tentang konsep literasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru untuk mengenalkan konsep dasar literasi pada anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Cawas IV sebagai persiapan memasuki SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa guru menggunakan beberapa strategi untuk mengenalkan konsep dasar literasi diantaranya strategi belajar langsung atau melalui bermain, melibatkan orang tua dalam kegiatan pembelajaran, bercerita, pemanfaatan media digital. Adapun faktor yang mempengaruhi guru untuk menggunakan strategi dalam mengenalkan konsep dasar literasi ialah karateristik peserta didik yang berbeda, kemampuan anak masih rendah, tuntutan orang tua dan adanya prasyarat untuk masuk SD/MI.
Downloads
References
Buckingham, D. (2015). Defining Digital Literacy: What do young people need to know about digital media? Medienbildung in Neuen Kulturräumen, 59-71. https://doi.org/10.1007/978-3-531-92133-4_4
Cabell, S. Q., Justice, L. M., Logan, J. A. R., & Konold, T. R. (2013). Emergent literacy profiles among prekindergarten children from low-SES backgrounds: Longitudinal considerations. Early Childhood Research Quarterly, 28(3), 608-620. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2013.03.007
Cabell, S. Q., Zucker, T. A., DeCoster, J., Melo, C., Forston, L., & Hamre, B. (2019). Prekindergarten Interactive Book Reading Quality and Children's Language and Literacy Development: Classroom Organization as a Moderator. Early Education and Development, 30(1), 1-18. https://doi.org/10.1080/10409289.2018.1514845
Dickinson, D. K., Griffith, J. A., Golinkoff, R. M., & Hirsh-Pasek, K. (2012). How Reading Books Fosters Language Development around the World. Child Development Research, 2012, 1-15. https://doi.org/10.1155/2012/602807
Fahmi, F., Syabrina, M., Sulistyowati, S., & Saudah, S. (2020). Strategi Guru Mengenalkan Konsep Dasar Literasi di PAUD Sebagai Persiapan Masuk SD/MI. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 931-940. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.673
Fauziah, F., & Rahman, T. (2021). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita. J-SANAK: Jurnal Kajian Anak, 2(2), 1-23. https://doi.org/10.24127/j-sanak.v2i02.870
Hasanah, N. (2020). Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 913-922. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.456
Hidayat, L. F., Bayu, A., Nandiyanto, D., & Kurniawan, T. (2021). The Literacy Habituation to Grow Early Childhood Language Skills Through Picture Story Books in Early Childhood Education. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 2, 115-120. https://doi.org/10.26874/jakw.v2i2.134
Idria, M. H. (2016). Karakteristik Anak Usia Dini. Permata, 37-43.
Karima, R., & Kurniawati, F. (2020). Kegiatan Literasi Awal Orang Tua pada Anak Usia Dini. Al-Athfal : Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 69-80. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2020.61-06
Khomsiyatun, U. (2019). Pola Pengembangan Literasi Bahasa Pada Anak Studi Kasus Di PAUD Wadas Kelir. JUrnal Metabasa, 1(2), 29-34.
https://doi.org/10.24235/equalita.v1i1.5160
Marwiyati, S., & Hidayatulloh, M. A. (2018). Peran "Cakruk Baca Bergerak" Dalam Pengembangan Literasi Anak Usia Dini. AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 61. https://doi.org/10.24235/awlady.v4i2.3236
Meilanie, R. S. M. (2021). Survei Kemampuan Guru dan Orangtua dalam Stimulasi Dini Sensori pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 958-964. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.741
Meliantina. (2019). Menerapkan budaya literasi guru sekolah dalam upaya meningkatkan pendidikan di era industri 4.0. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 120-139.
Meyers, E. M., Erickson, I., & Small, R. V. (2013). Digital literacy and informal learning environments: An introduction. Learning, Media and Technology, 38(4), 355-367. https://doi.org/10.1080/17439884.2013.783597
Muna, F. A. N. (2017). Hasil pelaksanaan program stimulasi motorik kasar anak usia 2-3 tahun di TPA Assakinah Sengkaling Malang. 483-494.
Mundia, K., & Heru, S. (2020). Kompetensi Pedagogik Guru dalam Melaksanakan Penilaian Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 900-912. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.478
Nuraeni. (2014). Stretegi Pembelajaran Anak Usia Dini. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 2(2), 143-153. https://doi.org/10.33394/j-ps.v2i2.1069
Nurhamida, I. (2018). Problematika Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Karakteristik Peserta Didik. Jurnal Teori Dan Praksis Pembelajaran IPS, 3(1), 27-38. https://doi.org/10.17977/um022v3i12018p027
Rahmat, F. (2017). Kontribusi Permainan Konstruktivis (Media Balok) Dengan Peningkatan Kemampuan Kognitif. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 11(2), 238-251. https://doi.org/10.21009/JPUD.112.04
Sumaryanti, L. (2018). Membudayakan Literasi Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Mendongeng. AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education, 3(1), 117. https://doi.org/10.24269/ajbe.v3i1.1332
Suminah, E., Siantayani, Y., Paramitha, D., Ritayanti, U., & Nugraha, A. (2015). Pedoman Penilaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. In Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
Susilowati, R. (2014). Strategi Belajar Out Door Bagi Anak PAUD. Thufula, 2(1), 65-82.
https://doi.org/10.21043/thufula.v2i1.4266
Tan, E. (2013). Informal learning on YouTube: Exploring digital literacy in independent online learning. Learning, Media and Technology, 38(4), 463-477. https://doi.org/10.1080/17439884.2013.783594
Umar, M. (2020). Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak. Musawa: Journal for Gender Studies, 12(1), 108-139. https://doi.org/10.24239/msw.v12i1.591
Zeng, N., Ayyub, M., Sun, H., Wen, X., Xiang, P., & Gao, Z. (2017). Effects of Physical Activity on Motor Skills and Cognitive Development in Early Childhood: A Systematic Review. BioMed Research International, 2017, 1-13. https://doi.org/10.1155/2017/2760716

