- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
E-Modul Pembelajaran Coding Berbasis Pengenalan Budaya Indonesia untuk Meningkatkan Computational Thinking
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2323Keywords:
e-modul pembelajaran coding pengenalan budaya Indonesia computational thinkingAbstract
Pengenalan budaya sejak dini merupakan hal yang perlu diajarkan dalam melestarikan sosial budaya. Pengenalan budaya dapat dilaksanakan melalui pembelajaran coding yang merupakan inovasi pembelajaran dalam mengajarkan computational thinking anak yang memuat keterampilan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan algoritma. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran tersebut agar proses pembelajaran lebih menarik dengan mengembangkan sebuah e-modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas dan efektivitas e-modul pembelajaran coding berbasis pengenalan budaya Indonesia. Jenis penelitian yaitu reseach and development dengan model desain yaitu ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan analisis angket validasi modul yaitu modul pembelajaran yang dikembangkan mencapai tingkat 87% dengan kategori sangat valid. Modul pembelajaran yang dikembangkan pada hasil uji praktikalitas sebesar 89,7% dengan kategori sangat praktis. Modul pembelajaran yang dikembangkan pada uji efektivitas melalui kegiatan pretes dan postest mengalami peningkatan sebesar 88% dengan kategori sangat efektif.
Downloads
References
Aranda, G., & Ferguson, J. P. (2018). Unplugged Programming: The future of teaching computational thinking? Pedagogika, 68(3), 279-292. https://doi.org/10.14712/23362189.2018.859
Asmani, J. M. (2012). Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal. Diva Press.
Azwar, S. (2012). Reliabiltas dan Validitas (Edisi 4). Pustaka Pelajar.
Barron, B., Cayton-Hodges, G., Copple, C., Darling-Hammond, L., & Levine, M. (2011). Take a giant step: A blueprint for teaching young children in a digital age. The Joan Ganz Cooney Center at Sesame Workshop and Stanford University, 16(11), 1-54.
BBC. (2018). Introduction to computational thinking. BBC.
Bell, J., & Bell, T. (2018). Integrating computational thinking with a music education context. Informatics in Education, 17(2), 151-166. https://doi.org/10.15388/infedu.2018.09
Bers, M. U. (2018). Coding, playgrounds and literacy in early childhood education: The development of KIBO robotics and ScratchJr. IEEE Global Engineering Education Conference, EDUCON, 2018-April, 2094-2102. https://doi.org/10.1109/EDUCON.2018.8363498
Bers, M. U. (2020). Coding as a playground: Programming and computational thinking in the early childhood classroom. In Coding as a Playground: Programming and Computational Thinking in the Early Childhood Classroom (pp. 1-229). https://doi.org/10.4324/9781003022602-101
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Department of Educational Psychology and Instructional Technology University Of Georgia.
https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
Campbell & Walsh, C. (2017). Introducing the "new" digital literacy of coding in the early years. Practical Literacy: The Early & Primary Years, 22(3), 10-12.
Çiftci, S., & Bildiren, A. (2020). The effect of coding courses on the cognitive abilities and problem-solving skills of preschool children. Computer Science Education, 30(1), 3-21. https://doi.org/10.1080/08993408.2019.1696169
Daryanto. (2013). Menyusun Modul Bahan Ajar Untuk Persiapan Guru Dalam Mengajar. Gava Media.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1986). Pakaian Adat Tradisional Daerah Sumatera Barat.
Direktorat Pembinaan PAUD. (2018). Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 PAUD (Issue 021).
Direktorat Pembinaan PAUD. (2020a). Coding, Konsep Pembelajaran Ptk, Serta Peran Tua, Orang Komunitas, Mitra D A N Penerapan, Dalam Coding, Pembelajaran Paud, D I Satuan.
Direktorat Pembinaan PAUD. (2020b). Pengintegrasian Pembelajaran Coding dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Pengembangan RPP di Satuan PAUD.
Eliza, D. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Learning (CTL) Berbasis Centra di Taman Kanak-kanak. Pedagogi UNP, XIII(No. 2).
Eliza, D. (2017). Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Cerita Tradisional Minangkabau Untuk Anak Usia Dini. Pedagogik, 3, 153-163.
Farida Mayar. (2019). Urgensi Profesionalisme Guru Paud Dalam Mengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3, 1113-1119.
Hunsaker, E. (2017). Computational Thinking (pp. 1-28).
Husni, R. (2017). Pakaian Pengantin Perempuan dalam Tradisi Manjalang di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Tesis UNP.
Kong, Siu-Cheung & Abelson, H. (2019). Computational Thinking Education. In Computational Thinking Education. Springer Open. https://doi.org/10.1007/978-981-13-6528-7
Maharani, S., Nusantara, T., As'ari, A. R., & Qohar, A. (2020). Computational Thinking : Media Pembelajaran CSK (CT-Sheet for Kids) dalam Matematika PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 975-984. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.769
Mensan, T., Osman, K., & Majid, N. A. A. (2020). Development and Validation of Unplugged Activity of Computational Thinking in Science Module to Integrate Computational Thinking in Primary Science Education. Science Education International, 31(2), 142-149. https://doi.org/10.33828/sei.v31.i2.2
Metin, S. (2020). Activity-based unplugged coding during the preschool period. International Journal of Technology and Design Education, 0123456789. https://doi.org/10.1007/s10798-020-09616-8
NAEYC. (2004). http://www.naeyc.org NAEYC Early Childhood Program Standar.
National Association for the Education of Young Children (NAEYC), & Fred Rogers Center. (2012). Technology and interactive nedia as tools in early childhood programs serving children from birth through age 8.
Nieveen, N. (1999). Design Approaches and Tools in Education and Training. Springer Science & Business Media.
Parsadaan Marga Harahap Dohot Anakboruna. (1993). Horja Adat Istiadat Dalihan Natolu. PT Grafitri.
Prastowo, A. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press.
Ranjabar, J. (2006). Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar. Ghalia Indonesia.
Ryanto & Sugianti. (2020). Penelitian pengembangan model addie dan r2d2: teori dan praktik. Lembaga Academic & Research Institute.
Sugiyono. (2018). Metode Penelutian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wing, J. M. (2008). Computational thinking and thinking about computing. Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences, 366(1881), 3717-3725. https://doi.org/10.1098/rsta.2008.0118
Winkel, W. (2009). Psikologi Pengajaran. Media Abadi.

