- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Panduan Mengidentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1677Keywords:
anak berkebutuhan khusus identifikasi panduan sekolah inklusiAbstract
Guru mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi awal anak berkebutuhan khusus yang ada di sekolah inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan identifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan penelitian dan pengembangan. Sampel penelitian ini adalah para guru yang mengajar di lembaga Taman Kanak-kanak yang bertugas di provinsi DKI Jakarta dengan jumlah guru 51 orang. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk berupa panduan mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus. Kebaruan penelitian ini adalah dihasilkannya panduan yang mengelaborasi model pengembangan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation dengan model Rowentree yang telah teruji. Dampak dihasilkannya panduan ini adalah adanya tahapan perencanaan, persiapan, serta tahapan penulisan dan penyuntingan yang dapat memudahkan para guru dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah. Pengembangan produk panduan ini perlu terus dilakukan di lapangan dan dikembangkan agar lebih teruji lagi.
Downloads
References
Anggadewi, B., E., T., & Evanjeli, L., A. (2019). Identification and Assessment of Children with Special Needs in Inclusive Elementary School. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 388(3), 128-131.
Hafidh, F., Kurniawan, M. Y., & Mirnawati, M. (2020). PKM Aplikasi Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa dan Inklusi Kabupaten Banjar. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 190. https://doi.org/10.31571/gervasi.v3i2.1353
Hussain Alom Assistant Professor of Education, J. (2020). Early Identification Mechanisms for Special Needs Children: A Comprehensive Analysis. In Mukt Shabd Journal: Vol. IX (Issue V).
Jaya, I., Soendjojo, R. P., Pujiastuti, H., & Wahyuni, M. (2018). Prosedur Operasi Standar Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif (Issue 021). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
Kurniazuhroh, F., & Adhe, K. R. (2019). Pengembangan Buku Panduan Menjahit Bagi Guru Taman Kanak-Kanak di Sidoarjo. Jurnal PAUD Teratai, 8(1), 1-6. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/paud-teratai/article/view/28504
Maman, Baharun, H., Witarsa, R., Ainin, D. T., Hodaili, Z., Mushorfan, & Wiranata, M. A. (2021). Google Classroom as a Distance Learning Tool during a Pandemic. Journal of Physics: Conference Series, 1899(1), 1-6. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1899/1/012176
Mensah, F. A., & Badu-Shayar, J. (2016). Identification of special educational needs for early childhood inclusive education in Ghana. Journal of Education and Practice, 7(11), 1-8. www.iiste.org
Moeschler, J. B., Shevell, M., Saul, R. A., Chen, E., Freedenberg, D. L., Hamid, R., Jones, M. C., Stoler, J. M., & Tarini, B. A. (2014). Comprehensive evaluation of the child with intellectual disability or global developmental delays. Pediatrics, 134(3), e903-e918. https://doi.org/10.1542/peds.2014-1839
Musanib, M. (2013). Meningkatkan Keterampilan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Bagi Mahasiswa Program Studi PGPAUD FKIP Universitas Tadulako [Improve Child Identification Skills Special Needs For Students of Early Childhood Education Program Tadulako University]. Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(4), 20-30.
Pinandhita, F., & Christiana, R. (2016). Pengembangan Buku Panduan Berbasis Problem Solving dalam Meminimalisir Kekhawatiran pada Kelas Speaking Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris IKIP PGRI MADIUN. Jurnal Kependidikan, 15(1), 11-20.
Pratiwi, J., C. (2015). Sekolah Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Tanggapan terhadap Tantangan Kedepannya. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan "Meretas Sukses Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Jurnal Bereputasi," November, 237-242.
Rapisa, D. R. (2018). Kemampuan guru dalam melakukan identifikasi anak berkebutuhan khusus. PEDAGOGIA, 16(1), 16. https://doi.org/10.17509/pdgia.v16i1.10731
Rosiyanah, R., Yufiarti, Y., & Meilani, S. M. (2020). Pengembangan Media Stimulasi Sensori Anak Usia 4-6 Tahun Berbasis Aktivitas Bermain Tujuh Indera. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 941-956. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.758
Roza, A., & Rifma. (2000). Perencanaan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus dalam Majamen Sekolah Inklusif. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar (JKPD), 5(1), 61-69. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jkpd/article/view/3085
Suryaningrum, C., Ingarianti, T., M., & Anwar, Z. (2016). Pengembangan Model Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 04(01), 62-74.
Witarsa, R., & Dista, D. X. (2019). Analisis Jawaban Siswa Usia 6 sampai 8 tahun terhadap Pembelajaran Sains Kreatif. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 58. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.288

